Putus Sekolah dan Pindah Rumah, Siswa MTs Al Makmur Tidak Kebagian Dana PIP

Kepala Sekolah Mts Al-Makmur Ahyani. (Radar Bogor/ Jaenal Abidin)

PARUNG PANJANG-RADAR BOGOR, Program Indonesia Pintar (PIP) menjangkau siswa-siswa di MTs Al Makmur. Setiap tahun, jumlah penerima bantuan dari pemerintah pusat itu berbeda-beda.


Kepala Sekolah Mts Al-Makmur Ahyani menjelaskan, setiap murid yang mendapat bantuan PIP itu menerima jumlah atau nominal yang bervariasi sesuai link sigma. Ia mencontohkan, tahun 2020 sekira 9 orang dengan nominal sebesar Rp750 ribu.

“Kemudian tahun 2021 tahap pertama ada 17 orang dan semuanya langsung dicairkan. Di tahap dua ada 47 orang, tapi ada satu murid tidak dicairkan karena sudah tidak sekolah dan langsung konfirmasi ke Kementerian Agama untuk dikembalikan lagi uangnya,” terangnya, Rabu (25/1).

Pada tahun 2022, tahap pertama merangkum 60 penerima dengan jumlah bervariasi. Di antaranya, cair untuk 1 tahun sebesar Rp750 ribu, maupun hanya satu semester sebesar Rp375 ribu.

“Untuk tahap dua tahun 2022, ada 7 yang dapat (bantuan PIP) dan satu dikembalikan lagi karena sudah pindah rumah ke Banten,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan proses ini tidak diusulkan langsung pihak sekolah. Namun, mereka hanya mengisi data.

“Yang jelas, siswa yang mendapatkan program PIP itu siswa yang punya kartu KIP, PKH dan yang lain maka dimasukkan. Setelah itu yang merealisasi pemerintah pusat,” kata dia.


Ia pun sekaligus membantah simpang siur mengenai informasi salah seorang siswa yang tidak mendapatkan dana PIP secara sepihak. (*)

Reporter: Jaenal Abidin
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya