107 Pemuda Bakal Terima Beasiswa Pancakarsa Bogor

Verifikasi dokumen penerima Beasiswa Pancakarsa di Kabupaten Bogor, Kamis (24/11). (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CIBINONG-RADAR BOGOR, Sebanyak 107 pemuda di Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai penerima beasiswa Pancakarsa tahun 2022. Jumlah itu disaring dari 1795 pendaftar.

Setelah melewati proses verifikasi dan validasi data, mereka bakal segera menerima beasiswa. Besaran nilai maksimum Rp10 juta per semester yang disesuaikan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi mitra.

Baca Juga: Pabrik di Gunung Putri Bertumbangan, Ratusan Buruh Siap-siap Terkena PHK Masal

“Hari ini kami mengundang 107 mahasiswa penerima beasiswa pancakarsa untuk melakukan test wawancara dan validasi data prestasi yang diraihnya,” ujar Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari, Kamis (24/11).

Ia mengatakan, program Beasiswa Pancakarsa diberikan Pemkab Bogor untuk para pemuda berusia 16 – 30 tahun yang tengah melanjutkan pendidikan sarjana atau S1.

Proses pendaftaran berlangsung sejak 17 Oktober lalu. Sebelum itu, Dispora telah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi program beasiswa ini melalui media sosial.

“Untuk tahun ini ada beberapa prestasi non akademik yang jadi penilaian tim panitia seleksi beasiswa pancakarsa seperti tahfidz, kesenian, kepemudaan, olahraga dan relawan,” jelas Nina.

Jika telah melewati tahap akhir ini, maka 107 pemuda itu akan segera menerima beasiswa berdasarkan SK Bupati Bogor.

Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan mengatakan, program beasiswa Pancakarsa merupakan program unggulan Pemkab Bogor melalui leading sektor pihaknya.

“Program ini sangat bagus dan sangat membantu masyarakat Kabupaten Bogor yang tengah menyekolahkan anaknya di bangku kuliah,” kata Asnan.

Baca Juga: Sambangi Al Falakiyah Pagentongan Bogor, Duta Besar Ukraina Bawa Pesan Perdamaian

Dia pun mengapresiasi kinerja tim panitia seleksi beasiswa pancakarsa yang telah melakukan seleksi secara transparan.

“Saya apresiasi karena dalam beasiswa ini harus transparan dalam melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima beasiswa,” tukasnya.(*)

Reporter: Septi Nulawam
Editor: Radar Bogor

Berita Lainnya