Pabrik di Gunung Putri Bertumbangan, Ratusan Buruh Siap-siap Terkena PHK Masal

Ilustrasi. Sejumlah buruh pabrik di Wanaherang, Kabupaten Bogor usai bekerja. Foto : Hendi Novian
Ilustrasi. Sejumlah buruh pabrik di Wanaherang, Kabupaten Bogor usai bekerja. Foto : Hendi Novian

GUNUNG PUTRI-RADAR BOGOR, Ratusan buruh siap-siap terkena PHK masal.

Hal itu dampak dari lambatnya ekonomi dan inflasi yang terjadi di sejumlah negara Eropa juga Amerika Serikat (AS).

Salah satunya, industri yang selama ini mengekspor produk-produknya ke luar negeri.

Seperti di Desa Cicadas dan Desa Wanaherang, kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Saat ini, banyak pabrik di sana yang akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal.

Kondisi itu dibenarkan oleh kepala Desa Cicadas Dian Hermawan. Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang akan melakukan PHK terhadap karyawannya.

Baca juga: Bisa Terjadi PHK Besar-besaran, Dedie Minta Rencana Penghapusan Honorer Dikaji

“Iya, PHK masal secara bertahap. Itu rata rata perusahan yang mengekspor produknya ke luar negeri,” katanya saat dihubungi Radar Bogor, Rabu (2/10/2022).

Hermawan memaparkan, banyak warga Desa Cicadas yang bekerja di sejumlah pabrik yang ada di desanya tersebut. Termasuk ada ratusan warganya yang saat ini sedang menunggu putusan PHK masal tersebut.

“Ada salah satu perusahan dekat kantor desa. Itu ad 202 karyawan yang akan di PHK,” paparnya.

Namun, lanjut Hermawan, saat ini 202 karyawan tetap pabrik tersebut masih melakukan musyawarah dan negosiasi dengan menejemen pabrik untuk proses PHK masal tersebut.

“Iya, kemarin saya juga hadir dalam musyawarah antara buruh dan menejemen pabrik tersebut. Saat ini masih tahap negosiasi agar PHK masal ini tidak merugikan kedua belah pihak,” tuturnya.

Selain di Desa Cicadas, pabrik garmen di Desa Wanaherang juga melakukan PHK masal bertahap kepada ratusan karyawannya. (all)

Editor: Rany

Berita Lainnya