RSUD Kota Bogor Rawat Empat Korban Gempa Cianjur

Ahli Tulang Tim Gerakan Anak Negeri berikan perawatan pada korban gempa di kampung Ciwaru , Desa Gasol, Cugenang, Cianjur. Rabu (23/11/2022). Menurut data Badan BNPB jumlah korban yang ditemukan tewas akibat gempa pada Rabu 23 November 2022, korban meninggal dunia ditemukan 271 orang. Foto : Sofyansyah / Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Terus bertambahnya korban gempa membuat RSUD Sayang Cianjur kewalahan. Sejumlah RS daerah lain pun jadi rujukan untuk menampung korban bencana alam.

Salah satunya, RSUD Kota Bogor yang kini menangani empat warga asal Cianjur, sejak Selasa (22/11). Empat warga Cianjur yang menjadi korban gempa, yakni IH (82), RH (45), RA(24), AN (40).

Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 271 Orang, Hilang 40 Orang

Dari hasil diagnosis, keempatnya mengalami fraktur alias patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Diduga akibat benturan benda tumpul atau terkena reruntuhan puing bangunan.

“Tiga pasien mengalami luka sedang dan satu pasien dalam kondisi memprihatinkan dan tengah dalam pengawasan ketat dokter yang menanganinya,” terang Kepala Subkoordinator Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUD Kota Bogor dr. Yuyung Susanti, Rabu (23/11).

Saat ini, tiga pasien diakuinya sudah mulai membaik. Sedangkan, satu pasien lain tengah dijadwalkan untuk operasi oleh dokter ortopedi.

“Tiga pasien sudah membaik dan tengah masa pemulihan. Sebagaimana arahan Pak Dirut (RSUD Kota Bogor) agar pasien tersebut segera ditangani dan diperhatikan kondisinya,” tukasnya.

Meski kondisinya mulai stabil, keempatnya masih mengalami trauma psikologis akibat insiden gempa tersebut.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan pihak terkait lainnya. Rapat tersebut akan membahas mengenai proses penanganan pasien korban gempa Cianjur dan kesiapan RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit rujukan regional.

Baca Juga: RSUD Ciawi Rawat Tujuh Korban Gempa Cianjur, Iwan Garansi Terlayani

“Pembahasan terkait kesiapan RSUD Kota Bogor untuk menampung korban gempa,” singkatnya.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya