Kasus Pengeroyokan Remaja di Kota Bogor, Kasat Reskrim : Pelaku dan Korban Saling Kenal

Pengeroyokan Remaja di Sempur
Tangkapan layar video pengeroyokan remaja yang diduga terjadi di sekitar Lapangan Sempur, Kota Bogor, Minggu (26/6/2022).

BOGOR-RADAR BOGOR, Polresta Bogor Kota membentuk tim untuk mengungkap kasus pengeroyokan remaja putri yang viral karena videonya beredar di media sosial.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami bagaimana kronologi cerita kekerasan yang terjadi pada perempuan remaja di sekitar Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Senin (27/6) kemarin.

Baca juga: Target Pendapatan Naik 20 Persen, e-SPPT Bapenda Kota Bogor Masuk 99 Top Layanan Publik

Selain itu, pihaknya juga masih mengumpulkan saksi-saksi dan juga barang bukti pada saat periatiwa pengeroyokan terjadi.

“Kami telah menurunkan tim untuk mempercepat proses pengungkapan kasus pengeroyokan remaja yang viral,” kata Dhoni, Selasa (28/6).

Untuk dapat mengungkap kasus tersebut, pihaknya sudah mengantongi dua alat bukti terkait dengan kekerasan yang dialami remaja FC (15).

Baca juga: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Indosat Ooredoo Hutchison Fokus Percepat Integrasi untuk Berdayakan Indonesia

“Senin kemarin baru orang tua dari korban yang kami mintai keterangan karena anaknya masih trauma. Hari ini kita memeriksa 3 saksi tambahan untuk menyampaikan bagaimana kronologi kejadiannya,” ucapnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, minimal pihaknya sudah dapat menggambarkan kejadian pengeroyokan tersebut. Sehingga, pihaknya dapat menentukan siapa pelaku-pelakunya.

Dari keterangan yang diungkapkan sejumlah saksi, hasil penyidikan mengungkapkan korban sempat di keroyok secara bersama-sama oleh rekannya sendiri.

Baca juga: Bima Arya dan Yane Ardian Beri Motivasi Peserta Jambore Genre 2022

“Sebenarnya pelaku dan korban saling kenal. Tetapi kami masih mendalami bagaimana kronologi aslinya, sehingga nanti hasil dari penyidikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dari hasil visum korban FC, kata dia, didapati luka memar pada bagian kepala korban.

“Tidak ada luka yang ditimbulkannya dari kejadian (pengeroyokan) kemarin. Hanya luka lebam dibagian kepala sebelah kanan saja,” tutupnya.(ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya