CIBINONG – RADAR BOGOR, Pemerintah kabupaten (pemkab) Bogor, masih belum menggelontorkan bantuan sosial (bansos) tahap kedua.
Banyak Menuai Polemik, Bupati Bogor Tinggalkan Beras Bulog
Kendati kerjasama sempat akan diputus, akhirnya pemkab tetap akan menggandeng Bulog untuk penyaluran bantuan beras tersebut.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan pihaknya masih akan menggelar pertemuan dengan pihak Bulog.
“Belum ada (tentang kerja sama Bulog yang batal). Tidak ada keputusan batal. Tidak ada. Belum selesai (pembahasannya),” ungkap Ade yang ditemui di kantornya, Senin (13/7/2020).
Ia juga memastikan, penyaluran bansos masih berupa beras. Penyaluran akan dikebut pada bulan ini. Lantaran masyarakat sudah terlalu lama menunggu-nunggu bansos tahap kedua tersebut.
“Mudah-mudahan bulan ini bisa (disalurkan). Masih berupa beras, tetap ya kita bekerja sama (dengan Bulog),” ucapnya dengan nada terburu-buru.
Keinginan itupun cenderung bertolak belakang dengan hasil evaluasi awal yang telah dilakukan Pemkab Bogor, maupun anggota dewan.
Dukung Pemkab Tak Lagi Libatkan Bulog, Ancam Tempuh Jalur Hukum
Peran Bulog sebagai penyuplai beras nyaris diganti dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lantaran dugaan adanya temuan buruk di lapangan tahap pertama.
Opsi itu dimentahkan kembali setelah Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso menanggapi kekecewaan Pemkab Bogor.
Kepala Perum Bulog Sub Divre Cianjur, Rahmatulah mengakui, sudah ada sinyal baik dari pemkab terhadap kelanjutan tahap kedua.
Tak ada lagi desas-desus pemutusan kerja sama untuk penyaluran bansos. Prioritasnya, memang harus menyalurkan bansos secara efektif di tahap kedua.
Untuk itu, pihaknya bakal menggelar pertemuan dengan perwakilan pemkab Bogor di Bandung, hari ini Selasa (14/7/2020).
“Besok (hari ini) kemungkinan ada keputusan (kapan mulai disalurkan). Kalau kita tidak ada targetnya kapan turun. Kita ikuti dari dinas (pemkab Bogor), ketika sudah ada lampu hijau, diminta minggu depan, ya minggu depan. Atau dua minggu depan, ya dua minggu depan,” paparnya kepada Radar Bogor.
Tak Terima Bulog Dijelekkan, Buwas Ancam Tempuh Jalur Hukum
Ia pun memastikan, stok beras yang ditampung Bulog masih sangat mencukupi untuk penyaluran bansos tahap kedua. Mereka siap menyalurkannya tepat waktu dengan stok yang sudah ada.
“Stoknya cukup sih. Lebih dari cukup, karena hitungannya (Bulog) kan memang untuk se-Jawa Barat,” pungkasnya. (mam/c)