Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 323 Jiwa

rumah hilang
Seorang anak memandangi rumah yang porak-poranda di desanya. Gempa bumi M5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Senin (21/11) lalu. (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CIANJUR-RADAR BOGOR, Korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur terus bertambah menjadi 323 jiwa. Jumlah itu bertambah dua dari hasil pencairan tim gabungan, Senin (28/11).

Baca Juga: Sekolah di Cianjur Lumpuh, Pembelajaran Dimulai Akhir Desember

Tim Basarnas berhasil menemukan dua korban gempa Cianjur yang tertimbun tanah di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

“Sehingga meninggal dunia sudah tercatat 323 jiwa, artian penambahan hari ini, dua jiwa,” ungkap Bupati Cianjur, Herman Suherman dalam live press conference dikutip Radar Bogor.

Ia pun melanjutkan, korban hilang yang masih dalam pencarian sampai saat ini tersisa 9 orang.

“Mudah-mudahan ini besok kita teruskan, mohon doanya bisa ditemukan,” imbuh Shuerman.

Selain itu, Herman merincikan korban luka berat masih ada 108 orang yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan, korban luka ringan sudah selesai ditangani dan kembali ke rumah masing-masing.

“Kemarin sempat ada yang viral di RS Cimacan dan saya berkunjung ke sana, dan alhamdulillah sekarang sudah pulang ke tempat pengungsian bergabung dengan warganya,” terangnya.

Baca Juga: Nestapa Gempa Cianjur, Pernikahannya Batal karena Perempuan Terkasih Meninggal

Titik pengungsian yang sudah berjalan berdasarkan survei adalah 449 titik. Dengan rincian 331 titik terpusat dan 118 mandiri yang berada di rumahnya masing-masing yang berdekatan dengan memasang tenda.

Sementara itu, total pengungsi sebanyak 40.152 keluarga dan 100.331 jiwa.(*/mam)

Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya