Klub-Klub Berharap Kompetisi Liga 2 Tak Terlalu Lama Ditunda

Pemain Deltras Sidoarjo sedang melakukan latihan. (Angger Bondan/Jawa Pos)

JAKARTA-RADAR BOGOR, PSIM Jogjakarta memutuskan meliburkan aktivitas latihan selama sepekan. Terhitung sejak Selasa (4/10) hingga Minggu (9/10) lusa. Itu menyusul keputusan dari operator kompetisi alias PT LIB soal penghentian Liga 2 2022 selama dua pekan.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan, selama libur, para pemain dibebaskan untuk pulang kampung. Ini bertujuan menjaga psikologis Aditya Putra Dewa dkk.

’’Pemain yang dari luar kota kan lama tidak pulang. Semoga mereka bisa fresh setelah kembali ke Jogja karena sudah kumpul sama keluarga,’’ ujar Erwan kepada Jawa Pos kemarin (6/10).

Meski libur, penggawa PSIM tak lantas bisa bersantai. Sebab, tim pelatih sudah memberikan program latihan mandiri kepada para pemain.

Disinggung terkait penundaan kompetisi, Erwan secara prinsip sangat mendukung langkah yang diambil operator kompetisi. Tetapi, pelatih asal Magelang itu berharap kompetisi tidak ditunda terlalu lama.

’’Saya pikir dua minggu sudah keputusan awal, harapan kami setelah dua minggu sudah ada kepastian mau sampai kapan,’’ katanya.

Sementara itu, Deltras FC meliburkan pemainnya sampai satu pekan. Tapi, libur itu bisa lebih lama. Sebab, belum ada kepastian kapan kompetisi Liga 2 kembali dimulai.

Baca juga: Petugas Pengamanan VIP Tragedi Kanjuruhan Akui Stadion Overload

Pihak manajemen mulai melakukan antisipasi.

’’Karena mempertimbangkan jatah libur pemain diperpanjang, kami bersama tim pelatih saat ini akan menyusun jadwal latihan secara online,’’ ungkap CEO Deltras Amir Burhannudin kepada Jawa Pos.

Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi pemain agar tetap prima. Dengan begitu, saat Liga 2 kembali bergulir, semua pemain dalam kondisi bagus. Cuma, Amir belum tahu kapan kompetisi akan dimulai. Dia berharap masalah insiden di Kanjuruhan bisa segera tuntas.

’’Semoga tim pencari fakta yang dibuat Menko Polhukam bisa menuntaskan pekerjaannya. Kemudian memberikan laporan kepada Bapak Presiden untuk kelanjutannya,’’ harap Amir.

Dia berharap kompetisi tidak lama mandek. Sebab, tim harus menyusun ulang banyak program. Mulai latihan sampai anggaran.

’’Kalau terlalu lama ditunda, akhirnya klub akan susah menyusun perencanaan ulang. Karena semua ini kan ada kaitannya dengan kontrak. Kontrak pemain kan ada durasi waktunya,’’ beber pria asli Tuban tersebut. (*)

Editor: Rany

Berita Lainnya