Tradisi Rebo Wekasan di Kawasan Puncak, Arak Dongdang Ketupat

Rebo Wekasan
Tadisi Rebo Wekasan di kawasan Puncak. Salah satunya adalah Dongdang Ketupat yang diarak di Jalan Raya Puncak.

MEGAMENDUNG-RADAR BOGOR, Tradisi Rebo Wekasan sudah menjadi budaya bagi warga di kawasan Puncak. Berbagai kegiatan atau ritual kerap mewarnai Rebo Wekasan di kawasan wisata ini. Salah satunya adalah Dongdang Ketupat yang diarak di Jalan Raya Puncak.

Baca Juga : Besok Rebo Wekasan, Simak Nih Amalan yang Harus Dilakukan

Tokoh pemuda Puncak Bogor, Arif Firmansyah mengatakan, Rebo Wekasan menjadi salah satu cara warga Puncak menjaga ukuwah Islamiyah yang rutin tiap tahun digelar.

“Rebo Wekasan ini artinya tolak bala, menjaga adanya musibah penyakit yang datang. Ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk benar-benar solid sesuai dengan cita-cita dan keinginan serta mampu menjaga marwah kebersamaan,” katanya kepada Radar Bogor.

Sementara itu, Kades Sukagalih, Sudarman memaparkan Rebo wekasan di kawasan Puncak itu merupakan tradisi turun temurun. Ia memaparkan, awalnya Rebo Eekasan ini timbul dari ulama di Bakom.

“Nah, dari situ menyebar ke wilayah selatan seperti Ciawi, Megamendung, Cisarua,” katanya kepada Radar Bogor Rabu (21/9/2022).

Sementara itu, untuk kegiatan Rebo Wekasan dipusatkan di Cisarua puncak. “Salah satu ritual atau tradisi Rebo Wekasan di puncak yakni sedekah ketupat dengan tolak bala,” tuturnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep

Berita Lainnya