DP3A Helat Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bogor Tahun 2022

BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor helat acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Bogor Tahun 2022 di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah pada Minggu (31/7).

Acara ini merupakan kerja sama antara DP3A Kota Bogor bersama dengan Forum Anak Kota Bogor (FANATOR), dan partisipan lainnya seperti BJB Kota Bogor, Bank Kota Bogor, PT Taspen, ChildFund Indonesia, serta warga Upadaya.

Peringatan HAN ini diisi dengan berbagai penampilan dan kegiatan anak seperti kesenian tari, menyanyi, musikalisasi puisi, pantomim, kesenian alat musik tradisional, hingga bela diri Taekwondo.

Baca juga: Niat Hati Ingin Olahraga, Peserta Funday Ini Bawa Pulang Tiket Umroh dan Sepeda Motor

Selain itu juga diadakan perlombaan mewarnai untuk anak usia 5-8 tahun dan 9-11 tahun yang bertempat di Taman Kaulinan.

Pada akhir acara akan diisi dengan pengumuman pemenang dari lomba mewarnai serta lomba jinggle anak yang sudah dilakukan sebelumnya.

Kepala DP3A Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan peringatan HAN Tingkat Kota Bogor tahun ini mengangkat tema “Kuatkan Sinergi Tingkatkan Prestasi untuk Kota Bogor Cemerlang”.

Ia menjelaskan perayaan HAN menjadi momentum pengkampanyean pemenuhan hak-hak dan perlindungan pada anak.

“Perayaan ini menjadi komitmen bagi pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lain untuk terus menjaga dan memenuhi hak-hak anak,” tuturnya kepada Radar Bogor.

Baca juga: Ribuan Pesenam dan Pesepeda Ramaikan Gelaran Funday HJB ke 540

Maka dari itu pihaknya menghadirkan 5 tenda klaster yang berkaitan dengan hak-hak anak di area penyelenggaraan acara. Kelima tenda tersebut di antaranya diisi oleh Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), serta DP3A.

“Di tenda klaster tersebut mereka memberikan pelayanan yang berkaitan dengan hak-hak anak seperti hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus,” paparnya.

Selain itu tersedia pula tenda tambahan berasal dari Childfun dan Warga Upadaya yang menyediakan permainan-permainan edukasi untuk anak.

Iceu berharap dengan ke depannya anak-anak dapat terus terlindungi dari segala potensi kekerasan, pelecehan, maupun hal buruk lainnya. “Karena mereka adalah generasi masa depan yang akan membuat Indonesia lebih maju,” imbuhnya. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya