logo radar

Profesor Anna Permanasari Terpilih Menjadi Presiden EASE 2022-2024

BOGOR-RADAR BOGOR, Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pakuan (Unpak), Profesor Anna Permanasari terpilih menjadi Presiden East-Asian Association for Science Education (EASE) atau Asosiasi Asia Timur untuk Pendidikan Sains 2022-2024.

Anna mewakili delegasi Indonesia yang dipilih untuk melanjutkan tonggak kepemimpinan EASE yang berganti setiap 2 tahun sekali.

Ia menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh region Korea, Prof. Myeong-Kyeong Shin dari Gyeongin National University of Education.

Baca juga: SILPA Rp365 Miliar, DPRD Kota Bogor Berikan 8 Catatan pada APBD Tahun 2021

Terpilihnya Anna sebagai Presiden EASE membuka peluang banyaknya peneliti dan pendidik di bidang sains untuk berkiprah di Indonesia.

“Kondisi ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains serta melahirkan anak-anak terdidik. Hal ini tentunya akan dapat menciptakan masa depan yang lebih baik khususnya di Indonesia,” tuturnya kepada Radar Bogor pada Rabu (27/7).

EASE merupakan kerja sama global antar lrmbaga penelitian pendidikan sains internasional, cendekiawan, dan pendidik untuk memahami dan meningkatkan pendidikan sains di seluruh dunia.

Wilayah kerja EASE berada di sebagian besar Asia Timur. Lebih dari 15 negara terlibat secara aktif dalam jaringan EASE.

“EASE dibentuk untuk membantu anggota kami memahami praktik yang efektif dalam pendidikan sains dan mengembangkan penelitian berbasis bukti untuk meningkatkan pendidikan sains secara umum,” ujar Anna.

Baca juga: Forkopimda Kota Bogor Dorong Mediasi dan Musyawarah Mufakat

Studi yang dilakukan EASE tentang sistem pendidikan sains di seluruh kawasan, memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang penelitian dan praktik sehingga mendorong kemajuan pendidikan dan membantu negara-negara di kawasan Asia Timur.

Anna mengatakan terdekat EASE akan menyelenggarakan program Summer School pada 2-7 Agustus 2022. Peserta program ini terdiri atas
representative mahasiswa program Master dan doktor di setiap region.

“Program ini bertujuan untuk membangun penelitian kolaborasi antara mahasiswa di berbagai negara yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap tema-tema kaijan dalam bidang pendidikan sains,” jelas wanita yang juga Ketua perkumpulan Pendidik IPA Indonesia periode 2022-2025 itu.

Program lain yang dihelatnya yakni pengembangan jurnal internasional EASE yang telah diinisiasi sebelumnya, perluasan keaggotaan EASE secara negara maupun perseorangan, Summer School di tahun 2023, serta konferensi internasional EASE pada tahun 2024. (cr1)

editor: Rany

Berita Lainnya