Universitas Pamulang Tingkatkan Kreativitas Bercocok Tanam Warga Sukadamai

Universitas Pamulang Tingkatkan Kreativitas Bercocok Tanam Warga Sukadamai
Universitas Pamulang Tingkatkan Kreativitas Bercocok Tanam Warga Sukadamai

RADAR BOGOR, Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman, terutama jenis sayuran dan buah tanpa menggunakan media tanam berupa tanah.

Baca Juga : Pemkab Bogor Fokus Tingkatkan Peran Perempuan Bogor Timur

Media tanam yang digunakan berupa rockwool, sekam bakar, hidroton, atau pasir dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

penerimaan mahasiswa baru universitas djuanda bogor

Semakin menyempitnya lahan produktif terutama di kota-kota besar membuat budidaya tanaman melalui teknik hidroponik menjadi menarik dan semakin penting.

Apalagi kebutuhan manusia akan tanaman seperti sayuran dan buah semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dunia.

Dengan adanya kegiatan P(M)KM, mereka sebagai kelompok mahasiswa/i akuntansi program sarjana Universitas Pamulang mengadakan suatu program kegiatan, yang bertemakan “Pelatihan Budidaya Tanaman Sayur Hidroponik sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Bercocok Tanam”.

Hal ini didasari karena kurangnya minat atau ketertarikan masyarakat terhadap bercocok tanam.

Pada tanggal 30 Oktober 2021, tepatnya di hari Sabtu mereka melaksanakan kegiatan di Kp. Situpete, Rt 001, Rw 010, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal Bogor, Jawa Barat, yang bertempat di kediaman salah satu warga Iyosi.

Kegiatan ini diawali sambutan oleh Habibah, sebagai dosen pembimbing kegiatan P(M)KM dan Akbarudin sebagai wakil rukun tetangga setempat.

Masuk kepada inti acara, mereka melatih dan mengarahkan proses pembuatan tanaman sayur hidropnik yang ada kepada ibu-ibu masyarakat, Kp. Situpete.

Berikut tahapan-tahapan proses pembuatan tanaman sayur hidroponik, yaitu:

  1. Menyiapkan alat dan bahan.

Siapkan botol air mineral 1,5 liter yang sudah dikosongkan, gunting atau cutter, potongan kain flanel, rockwool, biji tanaman sayur, dan air nutrisi ABMix

  1. Memotong bagian atas pada botol bekas.

Buka tutup botol dan gunting atau cutter bagian atas botol sehingga kita memiliki dua bagian botol.

  1. Memberi lubang di sekitar botol.

Selipkan kain flanel ke lubang tersebut dan biarkan ia menjuntai ke bawah. Selain itu, perlu memberi beberapa lubang pada bahu bagian atas botol sebagai jalan akar tanaman.

  1. Memasukkan air nutrisi ke dalam botol.

Karena air merupakan tenaga utama dalam bertanam hidroponik, air dibutuhkan cukup banyak. Tuangkan air bersih  ke dalam bagian bawah botol tadi dengan perkiraan 2/3 botol kemudian masukan 5ml larutan hidroponik. Setelah itu, masukkan bagian atas botol dalam posisi terbalik dan pastikan kain flanel masuk ke dalam air.

  1. Memasukkan media tanam hidroponik dan biji tanaman.

Beri sedikit lubang pada media tanam rockwol dan masukkan biji pada lubang tersebut.

Setelah melakukan tahapan-tahapan dalam proses penanaman, kami tidak lupa mengingatkan kepada audiens untuk mengecek tanaman dan mengganti air nutrisi secara rutin.

Apabila air sudah sedikit, segera tambahkan dengan yang baru dan mengganti air nutrisi bila sudah berlumut dan kotor. Hal tersebut guna menjaga kesehatan tanamannya.

Pada kegiatan ini, mereka berharap dapat memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat Kp. Situpete, Rt. 001. Rw. 010. Tentunya dengan adanya pelatihan budidaya tanaman sayur hidroponik masyarakat dapat menumbuhkan kreativitasnya dalam bercocok tanam dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Berita Lainnya