Beranda Bogor Raya Soal Jaringan Gas Oplosan di Perumahan, Polres Bogor Selidiki Keterlibatan Agen 

Soal Jaringan Gas Oplosan di Perumahan, Polres Bogor Selidiki Keterlibatan Agen 

Gas-Oplosan
Barang bukti gas oplosan yang diamankan di perumahan Jalan Papandayan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor terbongkar.

KLAPANUNGGAl-RADAR BOGOR, Polres Bogor masih mendalami keterlibatan agen gas subsidi dengan jaringan pengoplosan gas non subsidi, di Perumahan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Jaringan Gas Oplosan di Perumahan Klapanunggal Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan

“Masih dalam proses penyelidikan kami (pasokan gas elpiji subsisidi). Masih kita kembangkan lagi nanti,” ujar Kapolres Bogor AKBP Harun kepada radarbogor.id Kamis (4/3/2021).

Diberitakan sebelumya, pabrik ilegal pengoplosan gas elpiji tak lagi berada di kawasan terpencil atau tengah hutan.

Kini, para pengoplos beralih menyasar kawasan perumahan. Mereka menyewa unit rumah di perumahan untuk menjalankan praktek ileganya tersebut.

Seperti yang baru saja terungkap oleh Unit Reskrim Polsek Klapanunggal. Praktek pengoplosan gas elpiji dilakukan di salah satu perumahan di Jalan Papandayan, Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda Zalukhu menuturkan, para pelaku pengoplosan gas elpiji di kawasan pemukiman itu sudah terjadi selama satu bulan. “Ini modus baru. Di kawasan perumahan,” katanya kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut, Ipda Zalukhu memaparkan, ada dua tersangka berinisial W dan N yang diamankan saat mengoplos gas elpiji.

Pabrik Gas Oplosan di Klapanunggal Terbongkar, Dipasarkan Pelaku ke Kawasan Ini

“Satu berperan sebagai pegawai. Satu lagi bos atau pemilik bisnis pengoplosan gas elpiji itu,” tuturnya.

Adapun untuk praktek pengoplosan gas elpiji sendiri, pelaku memindahkan isi tabung elpiji ukuran 3 kilogram ke tabung 12 kilogram (non subsidi) dengan menggunakan alat bantu seperti selang atau pipa regulator.

“Pelaku sudah beroperasi sekitar satu bulanan. Mereka menjual gas elpiji hasil oplosannya ke kawasan Cileungsi dan Cibubur,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Kanit Reskrim, motif pelaku ialah mendapatkan keuntungan dari modal kecil. “Satu tabung gas elpiji 12 kilogram diisi oleh pelaku dengan empat tabung gas 3 kg,” ujarnya.

Sementara itu Camat Klapanunggal Ahmad Kosasih menuturkan, pelaku ini mengontrak di salah satu unit rumah di kawasan perumahan Klapanunggal “Pelaku bukan warga Klapanunggal. Mereka mengontrak rumah di sana,”tukasnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep