CIBINONG-RADAR BOGOR, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, menjadi klaster baru di perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Hingga kini, sudah ada empat kasus baru pegawai Diskominfo yang terpapar Covid-19.
“Total yang terkonfirmasi sebanyak tujuh orang, tiga orang sebenarnya sudah tahap penyembuhan. Empat orang yang baru,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan kepada Radar Bogor, Senin (23/11/2020).
Saat ini upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan, juga menerapkan work form home (WFH) sebanyak 50 persen. Diharapkan dengan menerapkan kebijakan itu, tidak terjadi penumpukan orang dalam satu kantor.
Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat, sudah ada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Bogor yang pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19.
Pertama, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dam Pertanahan (DPKPP), Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Kemudian, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Ketahanan Pangan, dan satu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Bogor.
Teranyar, pegawai yang terkonfirmasi positif yakni di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Diskominfo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor.
Irwan yang juga menjabat sebagai Kadiskominfo Kabupaten Bogor ini menjelaskan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, baik penerapan protokol kesehatan dan menerapkan program 3M.
Selain itu, Bupati Bogor, Ade Yasin sudah mengintruksikan agar masing-masing SKPD di Kabupaten Bogor membentuk Satgas Covid-19. “Harus punya SOP, baik upaya preventif, ketika terjadi kasus terkonfirmasi positif maka harus harus seperti apa,” ucapnya.
Pria yang menjabat sebagai Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor tetap mengimbau agar seluruh pegawai di Pemkab Bogor menerapkan protokol kesehatan.
“Terkadang memang sedikit diabaikan. Sulit membiasakan diri kita dan lawan bicara kita untuk sama-sama menjaga protokol kesehatan, dan 3M,” ucapnya.
Sedangkan, tak ada yang mengetahui ketika ada lawan bicara yang sudah terpapar Covid-19 hanya berstatus orang tanpa gejala (OTG). “Harapannya Satgas, tentunya semakin memperketat protokol kesehatan,” tukasnya.(ded)