CISARUA -RADAR BOGOR, Untuk ke dua kalinya antrean warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos di Kantor Pos Cisarua membludak, akhir kpekan kemarin (17/10/2020).
Proses pemberian bantuan pun terpaksa kembali dihentikan untuk beberapa saat oleh aparat setempat, lantaran terjadi kerumunan yang cukup parah.
Danramil Cisarua Mayor Aris Nazarudin menjelaskan, di kantor pos masih banyak masyarakat yang lupa untuk menerapkan protokol kesehatan saat menunggu antrean panggilan.
“Kami melihat saat melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan rutin di wilayah Cisarua. Kantor pos menjadi target utama memang,” kata dia kepada Radar Bogor, di kantor Pos Cisarua, Sabtu (17/10/2020).
Dia menduga, kerumunan terjadi akibat warga tidak sabar untuk menunggu panggilan antrean bantuan tersebut. Sehingga, kata dia melanjutkan, pihaknya langsung berkordinasi dengan pihak kantor pos untuk menghentikan sementara kegiatan tersebut.
“Kerumunan terjadi karena warga tidak sabar untuk menerima bantuan sehingga kami berkordinasi dengan pihak kantor pos. Hanya sampai kegiatan tersebut sementara hingga kondusifitas kembali normal saja,” ujarnya.
Dia menilai, kegiatan pembagian BLT di sejumlah daerah pun akan sama terjadi seperti itu. Hal ini merujuk kepada kesadaran masyarakat di wilayah tersebut terkait penerapan protokol kesehatan.
“Memang kalau pembagian BLT ini masyarakat seringkali lupa untuk penerapan protokol kesehatan. Harus lebih sering lagi dikasih himbauan agar masyarakat lebih peka untuk menerapkan protokol kesehatan,” tukasnya.
Sementara, Babinsa Leuwimalang Koramil 2124/Cisarua Serka Ayub mengaku, intensif memantau pelaksanaan pembagian BLT yang dilakukan di kantor Pos Unit Pelayanan Cisarua.
Saat terjadi kerumunan, katanya lagi, pihaknya langsung menghimbau agar pengunjung atau warga penerima BLT yang disalurkan melalui Kantor Pos Unit Pelayanan Cisarua untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
“Warga yang tidak mematuhi menggunakan masker dan menjaga Jarak kami beri teguran,” ungkanya.
Dengan terulangnya kejadian tersebut, dia menegaskan, masyarakat dapat lebih menyadari dengan melihat sejumlah himbauan yang telah pemerintah lakukan.
“Mulai dari teguran sampai sejumlah spanduk yang dipasang tujuannya agar masyarakat dapat lebih sadar,” pungkasnya.
Seperti diketahui kerumunan penerimaan BLT pemerintah terjadi ke dua kalinya di Kantor Pos Cisarua.
Sebelumnya proses penerimaan bantuan tersebut terjadi Jumat (25/9/2020). Aparat setempat terpaksa memberhentikan sementara penyaluran bansos tersebut sampai situasi dinilai kondusif. (reg)