Beranda Bogor Raya Pengamanan Perumahan Diperketat

Pengamanan Perumahan Diperketat

Antisipasi Begal dan Geng Motor

CIBUBUR–Aksi begal, tawuran, dan geng motor yang akhir–akhir ini kembali mencuat menimbulkan keresahan bagi sebagian masyarakat. Makanya, perlu adanya antisipasi dini demi mencegah korban terus berjatuhan.

Ketakutan tersebut juga dirasakan dan disigapi para pengembang di wilayah Cibubur. Pasalnya, banyak dari perumahan yang ada bersentuhan langsung dengan jalan raya dan permukiman padat penduduk lainnya.

universitas ibn khaldun uika bogor

Di Kota Wisata, misalnya, pengembang sudah mengantisipasi dengan memperketat keamanan. Terutama pada malam hari. Tak hanya itu, sosialisasi dengan warga terkait dengan apa yang sedang terjadi saat ini juga turut dilakukan.

“Kami siagakan petugas keamanan, khususnya di akses–akses bersentuhan langsung dengan permukiman di luar Kota Wisata. Kami juga berdayakan warga sekitar untuk jadi petugas keamanan, karena mereka lebih paham wilayahnya,” jelas Head Relation PT Sinarmas Kota Wisata, Djatnika kepada Radar Cibubur, kemarin.

Mereka tak memungkiri jika para petugas keamanan memerlukan informasi dari warga sekitar. Dengan begitu, petugas keamanan yang sedang berjaga bisa lebih responsif dalam menanganinya.

“Kota Wisata ini memiliki lahan cukup luas. Makanya, kami sangat memerlukan informasi–informasi, apalagi yang sifatnya krusial,” terangnya. Di tempat lainnya, Section Head Estate Legenda Wisata, Husni Thamrin mengatakan hal serupa.

Maraknya begal dan geng motor sekarang ini membuat pihaknya semakin sering berkoordinasi dengan aparat keamanan. “Kami terus koordinasi dengan kepolisian atau Babinsa setempat. Kami ingin warga Legenda merasa aman dan tenteram tanpa harus dihantui aksi begal dan geng motor,” terangnya.

Sementara itu, pekerja asal Kelurahan Jatikarya, Kota Bekasi, Ameila Christiani mengaku resah dengan aksi begal dan geng motor yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kota Bekasi. Pasalnya, ia bekerja di salah satu rumah makan dan pulang larut malam.
“Ya pasti ngeri, apalagi saya sering pulang malam dan kadang sendirian. Seharusnya polisi atau petugas keamanan lebih sering patroli malam biar semua merasa aman di jalan,” harapnya.(dka/c)