Beranda Bogor Raya

Buruh Tuntut Revisi Kehidupan Layak

SEMANGAT: Para buruh menikmati berbagai hiburan menarik di sekitar Stadion Pakansari kemarin. SOfyAN/ RAdAR BogOR

CIBINONG–Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2017 dikemas berbeda. Kemarin (1/5) tak ada lagi aksi unjuk rasa atau long march untuk menyampaikan aspirasi buruh.

Peringatan May Day 2017 sendiri dipusatkan di Stadion Pakansari Cibinong dengan tema Bersatu dan Memperkuat Sinergitas Antar- Stakeholder Ketenagakerjaan untuk Memajukan Perusahaan serta Menyejahterakan Pekerja yang Berkeadilan.

Puncak kegiatan ini diawali dengan gerak jalan santai, final pertandingan Sepak Bola May Day Cup 2017 yang mem­ perebutkan piala bergilir Kapolres Bogor antara kesebelasan SP SPIN vs SP KEP.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FSP KEP Kabupaten Bogor Sumarno menjelaskan, tiga petisi yang disampaikan terhadap jajaran Muspida Kabupaten Bogor merupakan aspirasi dari seluruh serikat pekerja.

Di antaranya, penolakan revisi Undang­undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketena­ gakerjaan, meminta pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan revisi komponen kebutuhan hidup layak (KHL) yang kini 70 item menjadi 80 item.

Sumarno menambahkan, pera yaan peringatan May Day ini merupakan momentum untuk membawa perubahan ke kehi­ dupan buruh yang lebih layak. “Biasanya, kami ke Istana. Kali ini, dalam rangka mempersatukan buruh, khususnya di Kabupaten Bogor, kegiatan di area Stadion Pakansari saja,” ujar Sumarno.

Mengenai beberapa perusahaan di Kabupaten Bogor yang memilih hengkang, ia juga turut prihatin dengan kondisi tersebut. Terlebih, secara otomatis akan menambah angka pengangguran. Sumarno menuturkan, saat ini serikat pekerja tengah mewacanakan pembangunan koperasi untuk membantu buruh agar tetap mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu, Bupati Nurha­ yanti menjelaskan, kegiatan seperti ini merupakan wujud sinergi pemerintah dan swasta, di mana kental dengan kepe­ dulian sosial dan sportivitas. “Keberadaan kalian semua sebagai pejuang pembangun Kabupaten Bogor, sehingga ke depan harus lebih baik perayaan ini,” ujarnya.

Diharapkan sinergitas yang sudah dibangun dapat menjadi kekuatan, kebersamaan untuk menjadi sumber kekuatan dalam membangun Kabupaten Bogor. “Petisi akan ditindaklanjuti dan semoga bisa terpenuhi,” pung­kasnya. (ded/c)

Baca Juga