25 radar bogor

Mengintip Masjid Al Amanah, Tempat Favorit Warga Luar Kota Bogor Untuk Itikaf

BOGOR-RADAR BOGOR, Meski berada di tengah lingkungan yang didominasi penduduk non muslim, Masjid Al Amanah tetap dipadati jemaah di momen 10 hari terakhir Ramadan.

Ratusan orang warga luar Kota Bogor memenuhi Masjid Al Amanah, untuk berlomba meraup pahala lewat amalan itikaf.

Cuaca hujan yang kerap melanda Kota Bogor setiap sore hingga malam hari, dalam beberapa hari terakhir membuat suasana tarawih di Masjid Al Amanah semakin khidmat.

Ratusan jemaah tampak khusyuk mengikuti gerakan dan bacaan yang dilantunkan sang imam sembari menikmati udara sejuk dari luar masjid.

Bangunan yang berkonsep terbuka, memang membuat hembusan angin dengan mudahnya masuk ke area utama Masjid yang belokasi di Perumahan Villa Duta, Kelurahan Baranangsiang itu.

Baca juga: MUI Kumpulkan Ribuan Alim Ulama di Masjid Raya Bogor, Dedie Minta Maaf

Sajadah yang lembut dan harum wewangian kopi kian menambah kenyamanan ibadah di masjid ini.

Meski berada di tengah permukiman yang 87 persen warganya non muslim, Masjid Al Amanah jauh dari kata sepi.

Shaf-shaf masjid ini justru dipenuhi jemaah. Bahkan beberapa di antara mereka sampai menggelar sajadah di area luar masjid.

Wakil Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Amanah Mulyono mengatakan, kebanyakan jemaah yang beribadah di Masjid Al Amanah merupakan warga luar Kota Bogor.

Mereka sengaja datang untuk merasakan kenikmatan beribadah di masjid tersebut.

“Memang rata-rata jemaah malah datang dari luar Kota Bohor. Lebih dari separuhnya. Ada yang dari Bekasi dan Jakarta. Kebanyakan mereks tau masjid ini dari media sosial karena kami selalu menyediakan menu berbuka dan sahur gratis,” tutur Mulyono saat ditemui Radar Bogor.

Masjid Al Amanah bahkan telah menjadi tempat langganan para jemaah beritikaf.

Setiap tahun, pengurus DKM mencatat ada 100-200 jemaah yang beritikaf di masjid itu selama 10 hari terakhir Ramadan.

“Sudah sejak 2008 selalu begitu. Di tahun ini kami mencatat ada 150 jemaah yang sudah mendaftar untuk itikaf di masjid ini. Diprediksi bisa terus bertambah sampai 200 orang,” terangnya.

Mulyono menyebut, setiap jemaah yang beritikaf di Masjid Al Amanah akan mendapat fasilitas makan sahur dan berbuka gratis setiap hari.

Pihaknya bahkan menyediakan tempat khusus bagi jemaah perempuan yang juga ingin beritikaf di masjid ini.

Pelayanan prima memang menjadi komitmen pihak DKM kepada para tamu Allah.

Masjid ini senantiasa dijaga kebersihan dan kenyamanannya setiap waktu.

Terdapat 4 marbot tetap, 7 orang perbantuan, dan 25 remaja masjid yang sama-sama mengawal kebersihan dan kenyamanan masjid ini sepanjang waktu.

Masjid yang dibangun oleh pengembang Perumahan Villa Duta itu juga memiliki program keagamaan yang sangat aktif bahkan di luar momen Bulan Suci Ramadhan.

Hampir setiap pekan masjid ini memberikan bakti sosial dan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Untuk di Bulan Ramadan kami setiap hari menyediakan 150 porsi menu makan sahur dan 280 menu berbuka. Setiap habis salat tarawih remaja masjid ini menggelar khataman Alquran. Sepanjang Ramadan tahun ini mereka sudah 5 kali khatam Alquran,” ungkap Mulyono.

Di malam Ramadan ke-25 dan 27 nanti, Masjid Al Amanah juga akan menyelenggarakan puncak kegiatan Ramadan yang diisi dengan acara kajian.

Pihak Masjid Al Amanah akan mengundang Ustaz dari wilayah lain untuk menggisi kajian tersebut. (Fat)

Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari