25 radar bogor

Pramuka Tak Lagi Eskul Wajib, Mabigus MAN 1 Bogor: Biarkan Siswa yang Memilih

Pramuka
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor melaksanakan Gelar Senja Wilayah Lima, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (14/12/2023). 

CIBINONG-RADAR BOGOR, Keputusan Kemdikbudristek untuk tidak mewajibkan lagi Pramuka di sekolah, menimbulkan respon yang beragam. Ada masyarakat yang mendukung keputusan ini, namun ada juga yang menolak.

Mabigus Pramuka MAN 1 Bogor Rahmatulloh menjadi salah sekian, yang tak mempermasalahkan aturan ini. Ia menilai hal ini sudah sesuai dengan tujuan awal kurikulum merdeka, yaitu membebaskan siswa memilih pelajaran.

“Perlu diluruskan dari yang saya baca ini bukan dihapuskan tapi dijadikan pilihan untuk siswa, mau ambil Pramuka atau tidak. Sebelumnya di Kurikulum 2013 memang diwajibkan tapi di kurikulum merdeka tidak,” katanya kepada Radar Bogor, Selasa (2/4/2024).

Ia mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyesuaian kurikulum merdeka. Sebab nantinya, siswa berhak untuk memilih pelajaran sesuai minat dan bakatnya. Termasuk di antaranya tidak ada kewajiban untuk mengikuti Pramuka.

“Kalau menurut saya, itu tidak akan bermasalah karena seperti yang saya katakan, tidak dihilangkan tapi dijadikan pilihan,” ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan, Pramuka memang memiliki manfaat yang sangat baik untuk melatih kemandirian siswa. Namun melatih kemandirian siswa menurutnya tak serta-merta lewat Pramuka, masih ada cara lain yang bisa dilakukan.

Baca juga: Tak Lagi Eskul Wajib, Dedie A Rachim: Selama Ini Pramuka Berikan Kontribusi Pembangunan Karakter

“Di MAN 1 Bogor sendiri itu selain Pramuka kami ada lakukan pelatihan gabungan semua ekskul yang ada. Jadi berkemah untuk melatih kemandirian siswa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia berharap ada penjelasan lebih rinci terhadap aturan ini. Sebab banyaknya komentar soal ini karena masyarakat tidak paham dengan maksud sebenarnya peraturan tersebut.

Seperti tidak wajibnya Pramuka, lanjut dia, yang sebenarnya sudah ada sejak awal kurikulum merdeka. Namun kemudian viral karena tidak dijelaskan secara rinci di aturan yang dikeluarkan.

“Harus ada revisi soal Pramuka ini, agar lebih jelas lagi peraturannya. Atau ada uji coba yang dilakukan sebelum menerapkan aturan tersebut,” jelasnya. (rp1)

Penulis: Fikri
Editor: Rany Puspitasari