25 radar bogor

Korban Longsor TPT di Muarasari Bogor dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, Segini Nilainya

Longsor
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor Dolik Yulianto mengatakan keluarga korban para pekerja tewas dan luka berat longsor TPT di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

BOGOR-RADAR BOGOR, Keluarga korban para pekerja tewas dan luka berat longsor tembok penahan tanah (TPT) di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, beberapa waktu lalu menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga : Kabar Terkini TPT Longsor di Muarasari Bogor, Seluruh Korban Telah Dievakuasi

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor Dolik Yulianto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan langsung merespon untuk memberikan layanan, serta membayarkan santunan kepada para korban dalam insiden TPT longsor di Muarasari.

Sebanyak dua korban tewas bernama Dede (24), Uus Rustandi (55), dan satu pekerja pembangunan TPT longsor yang alami luka berat mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebenarnya ada beberapa korban TPT longsor Muarasari. Yang meninggal dunia ada dua, luka berat dua orang, dan satu luka ringan. Total ada lima pekerja, tapi yang mendapatkan santunan ada tiga orang,” kata Dolik Yulianto.

Saat ini korban luka berat masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, Dolik Yulianto menyebut untuk biaya perawatan para pekerja yang menjadi korban TPT longsor di Muarasari ditanggung BPJS Ketenagakerjaan.

“Selama tidak bisa bekerja karena kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan santunan selama tidak mampu bekerja (STMB),” ucap dia.

“Untuk hari ini adalah penyerahan simbolis yang dilakukan Pak Wali Kota, karena beliau sebagai pemilik proyek anggaran di Kota Bogor ini,” sambung Dolik Yulianto.

Menurut dia, BPJS Ketenagakerjaan membayarkan santunan kematian untuk kecelakaan kerja dengan besaran masing-masing Rp226 juta.

Baca Juga : TPT Longsor, Dua Rumah di Panaragan Kidul Nyaris Roboh

Saat disinggung berapa lama kepesertaan korban di BPJS Ketenagakerjaan, Dolik Yulianto mengaku belum lama. “Masa kepesertaan baru seminggu kurang lebih,” ucap dia. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep