25 radar bogor

Pengoplos Gas Elpiji di Cileungsi Bogor Digerebek, Camat Minta Kades Selektif

gas epliji
Salah satu aksi mafia pengoplos gas elpiji 3 killogram di wilayah Cileungsi.

CILEUNGSI – RADAR BOGOR, Pasca penggerebekan tempat pengoplos gas elpiji 3 kilogram di wilayah Desa Dayeuh, Pemcam Cileungsi minta aparat desa lebih selektif pendataan warga yang memiliki usahanya.

Baca Juga : Curanmor Marak Lagi di Cileungsi Bogor, Parkir Minimarket Jadi Incaran

“Jadi kecamatan hanya bisa mengimbau ke pemdes, supaya lebih selektif, hati-hati, ketika memang ada kegiatan-kegiatan di wilayah terkait usaha,” ungkap Camat Cileungsi Adi Henrayana ketika dikonfirmasi wartawan soal pengoplos gas elpiji di Desa Dayeuh Selasa (26/2/2024).

Menurut Adi, paling tidak desa selalu melakukan pendataan, ketika ada orang memiliki usaha harus benar didata, harus jelas alas haknya, izin yang dimilikinya juga.

“Jadi intinya harus diperketat kembali, dan diaktifkan kembali pendataan tersebut, karena dulu pernah ada biasanya suka mendata sebulan sekali,” ucapnya.

Bahkan mengenai surat keterangan domisili usaha (SKDU) biasanya ada pendaftaran ulang setiap setahun sekali.

“Ketika memang yang bersangkutan tidak berkomunikasi, Pemdes mungkin ketinggalan informasi,” tegasnya.

Tapi paling tidak kegiatan tersebut, diaktifkan kembali, dan pemdes harus selektif ketika mendapatkan usaha baru apalagi tanah garapan.

“Kalau itu lebih kepada aparat penegak hukum, pemdes juga ketika ada tidak bisa berbuat apa-apa, mungkin hanya terkait pendataan penduduk, apakah resmi atau domisili, ini juga harus hati-hati,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Dayeuh Jamhali mengungkapkan, lokasi pengoplos gal epiji 3 kg sudah berkali-kali ditindak oleh pihak polsek setempat. “Secara sembunyi mereka melakukan kegiatan tersebut,” kata Jamhali.

Baca Juga ; Tiga Mafia Pengoplos Gas Melon di Bogor yang Raup Untung Rp4 Juta Sehari Akhirnya Ditangkap

Semua pelaku yang berada di usaha tersebut pendatang dan berada di lokasi tanah garapan. “Pendatang semua, dan lokasinya ada di tanah garapan,” katanya. (abi)

Reporter : Jaenal Abidin
Editor : Yosep