25 radar bogor

Gerakan Pangan Murah di Sukaraja Bogor Diserbu Ratusan Ibu-ibu

Gerakan Pangan Murah
Warga mengunjungi Gerakan Pangan Murah Keliling di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selasa (27/2/2024). foto : Radar Bogor / Hendi Novian

SUKARAJA-RADAR BOGOR, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Bulog menggelar gerakan pangan murah keliling di Samsat Sukaraja, Kabupaten Bogor, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga : Perebutan Kursi Terakhir DPR RI Dapil V Kabupaten Bogor Bakal Ketat

Ini merupakan gerakan pangan murah keempat yang digelar DKP. Antusias masyarakat sudah terlihat sudah terjadi sejak dibuka pada pukul 08:00 WIB pagi.

Antrian panjang terjadi dan ibu-ibu terlihat mendominasi antrian tersebut. Namun tak seperti gerakan pangan murah lain, di Sukaraja sembako yang dijual baru habis menjelang siang hari atau pukul 11:00 WIB.

Salah seorang warga yang datang kebelakangan mengaku bersyukur karena tidak kehabisan. Ia masih sempat membeli sayur-sayuran.

“Saya datang sudah mulai beres-beres tapi Alhamdulillah masih kebagian,” kata Ibu yang enggan disebutkan namanya.

Pasar murah ini menjual beras hanya dengan harga Rp54 ribu per lima kilogram. Kemudian, beras medium Rp65 ribu/5 kilogram, gula pasir Rp12.500/kilogram, minyak goreng Rp12.500/kilogram, telur ayam ros Rp23.000/kilogram, daging sapi rendang Rp100 ribu/kilogram, cabai rawit merah Rp10 ribu/pack.

Lalu, cabai merah kriting Rp10 ribu/pack, bawang merah Rp10.500/500 gram, daging ayam Rp26 ribu/ekor, bawang putih Rp14.500/500 gram, serta aneka sayuran Rp5.000-10.000/pack.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis DKP) mengatakan gerakan pangan murah kali ini merupakan salah satu dari sekitar 15 titik yang rencananya akan dilaksanakan. “Saat digelar, setiap pembelian dibatasi agar dapat tersalurkan secara merata,” ungkapnya.

Gerakan pangan murah keliling ini bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen. Terlebih saat ini sudah mau memasuki bulan Ramadan sehingga perlu dijaga kebutuhan masyarakat.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Ketua DPRD Minta Pemkab Bogor Pastikan Pasokan Pangan Aman

“Jadi stabilisasi pangan dalam pengendalian inflasi daerah karena memang dari bulan Januari sampai saat ini beberapa pangan-pangan pokok itu mengalami kenaikan terutama di komoditas beras,” jelasnya. (rp1)

Reporter : Fikri Rahmat Utama
Editor : Yosep