25 radar bogor

Kemenang Kabupaten Bogor Pastikan Beri Sanksi Oknum Guru yang Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Muridnya

Ilustrasi pelecehan oleh oknum guru
Ilustrasi pelecehan oleh oknum guru.

CIGOMBONG-RADAR BOGOR, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor memastikan akan menindaklanjuti kasus dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum guru di SMPN 1 Cigombong.

Tim khusus juga telah dibentuk Kemenang Kabupaten Bogor untuk memeriksa, serta menentukan sanksi bagi terduga pelaku berinisial EP tersebut.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Bogor Ramdoni mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut dari pihak sekolah dan juga dinas terkait.

Pihaknya juga telah memeriksa kepala sekolah dan guru BP sebagai langkah awal penelusuran dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum guru tersebut.

“Kami bergerak cepat sesuai perintah kepala Kantor Kemenag untuk membentuk tim pemeriksa dalam menelusuri dan mendalami dugaan pencabulan sebelum menentukan sanksi,” ujarnya, Senin (26/2/2024).

Baca juga: Disdik Pastikan Oknum Guru Terduga Pelaku Tindakan Asusila di Salah Satu SMP di Cigombong Bogor Dinonaktifkan

Menurutnya, dalam menentukan sanksi bagi terduga pelaku harus berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sementara guru yang bersangkutan juga telah diberikan sanksi dari pihak sekolah dengan mengeluarkan yang bersangkutan.

“Sementara untuk status ASN-nya, harus melalui proses selanjutnya sesuai ketentuan Perka BKN Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan PP. 94 Tahun 2021,” jelasnya.

Doni menegaskan bahwa siapapun yang melakukan pelanggaran terutama ASN, akan menerima sanksi sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Pihaknya juga tidak akan menoleransi bagi pegawai di bawah Kemenag Kabupaten Bogor, yang melakukan tindakan asusila.

“Siapapun yang melanggar aturan pasti mendapatkan sanksi, dan tim yang dibentuk tersebut bukan main-main, melainkan untuk investigasi sehingga sanksi yang diberikan sesuai dengan aturan dan memenuhi rasa keadilan,” pungkas Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Bogor Ramdoni.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari