25 radar bogor

Perebutan Kursi Senayan di Dapil Jawa Barat 3 Sengit, Pengamat: Eddy Soeparno Peluang Besar Terpilih Kembali, Kursi Golkar dan Gerindra Potensi Naik

Eddy Soeparno
Caleg PAN Eddy Soeparno dan Yane Ardian

BOGOR-RADAR BOGOR, Perebutan kursi senayan di Dapil Jawa Barat 3 Kota Bogor dan Cianjur masih berlangsung sengit. Di mana, caleg petahana masih banyak mendominasi, namun pendatang baru memberikan efek mengejutkan.

Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Aditya Perdana mengatakan, dinamika yang tergambar di Dapil Jawa Barat 3 Kota Bogor dan Cianjur, tidak bisa dilepaskan dari dominasi partai lama, incumbent dan munculnya wajah-wajah baru

“Pertanyannya kan siapa yang akan mampu mempertahankan kursi di Dapil Jawa Barat 3, dan saya perhatikan PKS, Gerindra, Golkar perolehan suaranya hampir mirip-mirip ya,” kata Aditya Perdana dalam keterangannya, pada Minggu (25/2).

Sementara untuk kursi lainnya seperti PKB dan PAN berpotensi meraih masing-masing 1 kursi.

Baca juga: Banyak Caleg di Kota Bogor Klaim Kemenangan, Safrudin Bima: Timbulkan Kegaduhan!

“Sebagai contoh PAN misalnya menarik karena ada Pak Eddy Soeparno yang Sekjen PAN dan Istri Walikota Bogor Yane Ardian. Kita belum tahu peluang terbesarnya dimana tapi saya pikir Pak Eddy seharusnya punya peluang besar untuk tetap bertahan ya” ucap dia.

“Namanya sekjen pertaruhan partai ada di situ gitu ya. Prosesnya nanti berjalan tapi kalau saya lihat di real count sih kelihatannya Eddy Soeparno ya,” kata Aditya.

Sementara di sisi lain Aditya juga melihat wajah-wajah baru yang menandingi incumbet atau petahana di Jawa Barat 3.

“Yang wajah baru di Dapil Jawa Barat 3 kelihatannya Kamarussamad ya kan dapil sebelumnya kan bukan di Bogor. Ada juga Suswono itu ya yang PKS. Terus kemudian Abdul Aziz PDI-Perjuangan ya kompetitornya Diah Pitaloka. Menurut saya orang-orang baru itu ya,” lanjutnya.

“Pertarungannya akan menjadi siapa yang melanjutkan dan siapa wajah baru yang muncul di Dapil Jawa Barat 3. Begitu juga apakah ada partai-partai yang akan memperoleh 2 kursi. Saya kira situasinya masih dinamis tapi mari kita ikuti nanti perhitungan suara hingga selesai,” tutup Aditya.(ded)

Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari