25 radar bogor

Kadis PUPR Kabupaten Bogor Kena Semprot Mahasiswa Gegara Banyak Proyek Mangkrak, Tuntut Pertanggungjawaban

CIBINONG-RADAR BOGOR, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Bogor, menggelar aksi unjuk rasa ke Kadis PUPR, di depan kantor Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Aksi mahasiswa ini, merupakan demo lanjutan usai mereka tidak berhasil menemui Kadis PUPR, beberapa waktu lalu.

Para mahasiswa menuntut pertanggungjawaban Kadis PUPR, terhadap proyek mangkrak di Kabupaten Bogor.

Serta meminta oknum-oknum yang menyebabkan proyek mangkrak, untuk diberikan tindakan hukum.

“Kami mau ada tindakan hukum kepada perusahaan yang diblacklist karena mereka, bertanggungjawab membuat proyek mangkrak,” kata Koordinator BEM Se-Bogor Acmad Sobari usai diterima berdialog dengan PUPR, Selasa (20/2/2023).

Baca juga: PUPR Dinilai Tidak Becus, BEM se-Bogor Gelar Aksi Tuntut Jalan Diperbaiki dan Proyek Mangkrak Diselesaikan

Selain itu, Acmad meminta adanya pertanggungjawaban soal dana yang digunakan dalam proyek mangkrak. Ia tidak ingin dana yang sudah habisnitu dilupakan tanpa adanya pertanggungjawaban dan transparansi.

“Kalau mau bersihkan jangan lupakan penyelewengan anggaran yang sudah terjadi. Hal itu harus ada tindakan tegas,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan itu, Kadis PUPR Iwan Irawan berjanji akan melakukan reduksi, atau pengurangan permasalahan infrastruktur yang ada. Saat ini dia terus melakukan evaluasi proyek yang mangkrak.

“Kami tidak memposisikan sebagai mereka tapi sebagai masyarakat yang menerima manfaat. Saat ini kami sudah menerima laporan terkait masalah pekerjaan yang tidak selesai dan akan dievaluasi,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, ada sejumlah angkah yang diambil. Seperti hal administrasi, mereka blacklist 11 perusahaan yang melanggar. Nantinya akan ada lagi yang di blacklist perusahaan.

“Catatan bagi pihak ketiga yang wanprestasi sudah dilaporkan dan di blacklist sehingga tidak bisa lagi mengikuti lelang proyek,” jelasnya.

Baca juga: Kunjungi Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal, Bakal Calon Bupati Bogor Ade Ruhandi: Mereka Para Pejuang Demokrasi

Lalu mereka tengah mencari solusi agar proyek mangkrak tersebut bisa tetap berjalan. Salah satunya lewat kebijakan anggaran yang tepat.

Namun demikian, Kadis PUPR menyebut tidak bisa serta merta menyelesaikan semua proyek. Sebab, ada proses administrasi yang dibutuhkan, mulai dari anggaran, dan selektif memilih pihak ke-tiga agar bisa terselesaikan.

“Berikan kami waktu karena kami sedang melakukan penyusunan perencanaan pembangunan di 2024 termasuk membereskan proyek mangkrak. Nanti akan mulai pengerjaan fisik apabila telah selesai perencanaannya,” tutup Kadis PUPR itu. (rp1)

Penulis: Fikri
Editor: Rany Puspitasari