25 radar bogor

Pemkot Bogor Bangun Dua Sekolah Satu Atap Tahun Ini, Berikut Lokasinya

Sekolah Satu Atap
Salah satu lokasi pembangunan sekolah satu atap di Kota Bogor tahun 2024 ini. REKA/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor bakal membangun dua Sekolah Satu Atap (Satap) di tahun ini. Kedua sekolah ini akan berada di dua kecamatan berbeda, yakni Bogor Utara dan Bogor Timur.

Baca Juga : Pembangunan Sekolah Satu Atap Capai 97 Persen, Konsepnya Green Building

Kepala Disdik Kota Bogor, Irwan Riyanto menjelaskan, masing-masing sekolah satu atap yang akan dibangun pihaknya akan memiliki dua sekolah yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Proyek ini menjadi solusi atas kekurangan sekolah yang selama ini terjadi di dua kecamatan tersebut. Kehadiran sekolah satu atap diharapkan bisa mengurangi ketimpangan jumlah SD dan SMP di Kota Bogor. Serta dapat memfasilitasi anak-anak yang akan sekolah ke jenjang SMP Negeri.

“Satap di Kecamatan Bogor Utara bakal dibangun di SDN Cimahpar 3. Sementara Satap di Kecamatan Bogor Timur akan dibangun di SD Duta Pakuan. Sekolah itu akan dibongkar dan dibangun kembali,” jelas Irwan kepada Radar Bogor.

Kedua proyek itu saat ini tengah bersiap untuk dilelang. Setelah proses lelang selesai bakal dilanjutkan dengan proses pembongkaran san pembangunan. Irwan menargetkan kedua sekolah satu atap ini selesai sebelum akhir tahun 2024.

Sekolah itu bakal mulai beroperasi dan membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di tahun 2025 mendatang. Setiap sekolah diharapkan bisa menampung 100-150 orang siswa.

Satap di Kecamatan Bogor Utara dan Kecamatan Bogor Timur ini bukan kali pertama dibangun oleh Pemkot Bogor. Di tahun 2023 lalu Pemkot Bogor telah lebih dulu meresmikan Satap di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal.

“Dua Satap baru ini akan berkonsep berbeda dengan yang di Kencana. Sekolah satu atap baru akan memisahkan antara SD dan SMP. Kedua sekolah ini juga akan memiliki konsep berwawasan lingkungan,” terang Irwan.

Ditemui sebelumnya, Irwan mengatakan, kedua sekolah tersebut akan dibangun dengan konsep gedung berwawasan lingkungan dari sisi pencahayaan dan ventilasi. Sehingga sekolah ini tidak banyak menggunakan lampu dan AC.

Konsep ini menurutnya akan lebih memberikan rasa nyaman pada guru dan siswa. Hal itu membuat pemeliharaan sekolah lebih murah karena energi yang dipakai lebih sedikit.

Baca Juga : Sekolah Satu Atap Resmi Beroperasi Tahun Depan, Bima Arya: Untuk Warga Sekitar!

“SMP di Cimahpar akan dibangun dengan anggaran APBD sebesar Rp36 miliar sementara SMP Duta Pakuan, Baranangsaing dibangun secara bertahap. Tahun ini anggaran SMP Duta Pakuan sebesar Rp18 miliar kemudian di tahun 2025 sebesar Rp28 miliar,” ujarnya pada Selasa (2/2/2024). (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep