25 radar bogor

PUPR Dinilai Tidak Becus, BEM se-Bogor Gelar Aksi Tuntut Jalan Diperbaiki dan Proyek Mangkrak Diselesaikan

BEM se-Bogor menggelar aksi di depan kantor Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Senin (12/2/2024). Fikri/Radar Bogor

CIBINONG-RADAR BOGOR, BEM se-Bogor menggelar aksi di depan kantor Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Senin (12/2/2024). Aksi ini diikuti puluhan mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus di Bogor Raya.

Koordinator BEM se-Bogor Acmad Sobari mengatakan ada tiga isu yang mereka tuntut dalam aksi kali ini. Aksi ini dilandasi atas ketidakbecusan PUPR dalam memperbaiki jalan rusak dan menyelesaikan pembangunan infrastruktur mangkrak.

“Tuntutan pertama yaitu Kadis PUPR mundur karena tidak bisa menyelesaikan permasalahan infrastruktur,” kata Koordinator BEM se-Bogor kepada Radar Bogor.

Tuntutan kedua yaitu menuntut kejaksaan negeri untuk melakukan audit terhadap anggaran dinas PUPR. “Tuntutan ketiga meminta apabila ada indikasi korupsi maka pihak berwenang harus menindak tegas oknum yang terlibat,” ungkapnya.

Baca juga: BEM dan Mahasiswa Institut Tazkia Gelar Festival Demokrasi

Dia menjelaskan Kabupaten Bogor sebagai penyanggah ibukota memilki anggaran pembangunan 1.2 triliun. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak jalan yang rusak dan proyek yang tidak berjalan dengan baik.

“Salah satu contohnya yaitu pembangunan Jembatan Cidangder 2 yang menghubungkan Rumpin dan Cigudeg. Baru diresmikan kemudian amblas dan rusak lagi,” katanya.

Selain itu, mereka juga membawa data kerusakan jalan dan proyek mangkrak lainnya. Diantaranya betonisasi jalan desa Sukamulya ke Desa Sinarjaya yang tidak selesai dan jalan mangkrak di Lebakwangi Rumpin.

Namun demikian, aksi BEM se-Bogor ini tidak membuahkan hasil. Sebab Kadis PUPR Iwan Irawan tidak berada di tempat. Acmad pun menegaskan akan kembali pada hari Jumat nanti dengan masa yang lebih banyak.

“BEM se-Bogor tidak akan berhenti untuk menuntut hal ini. Kami akan kembali hari Jumat nanti. Kami akan terus menagih janji untuk audensi dari pihak PUPR,” ungkapnya. (rp1)

Penulis: Fikri
Editor: Rany Puspitasari