25 radar bogor

Ada Kelangkaan Stok Beras dan Gula, Harga Cabai Meroket Jelang Ramadan

Ilustrasi harga beras
Ilustrasi harga beras

BANDUNG-RADAR BOGOR, Harga sejumlah bahan pokok seperti gula konsumsi, beras, dan cabai merah keriting mengalami kenaikan jelang Ramadan.

Baca Juga : Jelang Pemilu Penyaluran Bansos Beras Disetop, Begini Penjelasan BPN

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa saat sidak di Pasar Tradisional Cihapit Bandung dan Griya Pahlawan Bandung, Minggu (11/2/2024).

Fanshurullah mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan permainan harga dan dihilangkannya pasokan oleh pelaku usaha tertentu, serta stabilitas komoditas di Jawa Barat jelang Bulan Ramadan.

“Sejak akhir tahun lalu terdapat beberapa komoditas pangan yang terus mengalami kenaikan harga dan berada di atas HET yang ditetapkan pemerintah,” kata Fanshurullah dalam keterangan resmi, Senin (12/2/2024).

Lebih lanjut, Fanshurullah membeberkan dalam sidak tersebut KPPU juga menemukan kelangkaan pada dua komoditas yakni gula konsumsi dan beras.

Untuk gula premium, ditemukan di Pasar Cihapit pedagang hanya dijatah 1 karton berisi 24 kg per pekan. Sementara di Griya Pahlawan, konsumen hanya boleh membeli 3 pcs per konsumen untuk konsumsi gula 1 kg. Sedangkan stok beras premium tidak banyak dijual dan ada kredit dari pemasok.

“Saya menyoroti dua hal ini, dan tekanan jangan sampai ada mengurangi pasokan sehingga menaikkan harga komoditas gula konsumsi dan beras di pasaran untuk menaikkan harga di kemudian hari,” jelas Fanshurullah.

Selain itu, dari sidaknya di Pasar Cihapit, Fanshurullah mengungkap, komoditas beras premium secara rata-rata mengalami kenaikan harga sebesar 21,58 persen menjadi Rp 16.900 per kg, padahal HET beras premium sebesar Rp 13.900 per kg sebagaimana telah ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Sedangkan beras medium mengalami kenaikan sebesar 28,44 persen dari HET sebesar Rp 10.900 per kg menjadi Rp 14.000 per kg,” imbuh dia.

Selanjutnya, cabai merah keriting terpantau mengalami kenaikan yang sangat signifikan jelang Ramadan. Fanshurullah menyebut, HET cabai merah keriting adalah Rp 55.000 per kg namun di pasaran ditemukan harga cabai merah keriting sebesar Rp 150.000 per kg, naik sebesar 172,73 persen jauh di atas yang ditentukan pemerintah.

Selain beras dan cabai, harga gula konsumsi juga mengalami kenaikan di atas HET. Berdasarkan Peraturan Bapanas Nomor 17 tahun 2023, HET gula konsumsi untuk wilayah Jawa sebesar Rp 16.000 per kg.

Baca Juga : 85 Ribu Warga Kota Bogor Terima Bansos 10 Kilogram Beras dari Pemerintah

Namun, saat ini rata-rata harga gula konsumsi jauh di atas HET yaitu Rp 18.000 per kg, naik sebesar 11,11 persen. Komoditas daging ayam juga mengalami kenaikan harga sebesar 8,84 persen dengan HET sebesar Rp 36.750 per kg, namun di pasaran dijual Rp 40.000 per kg.

Harga telur ayam mengalami sedikit kenaikan dalam kurun waktu yang sama yakni dari harga Rp 27.200 per kg naik menjadi Rp 28.500 per kg atau naik 5,26 persen. (jpg)

Editor : Yosep