25 radar bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya Ikut Patroli Penertiban APK saat Masa Tenang, Limbahnya Bakal Disulap Jadi Paving Blok

Wali Kota Bogor Bima Arya saat ikut membersihkan APK. Sofyansyah/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan patroli pembersihan alat peraga kampanye (APK) pada saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dari hasil penertiban yang dilakukan Bima Arya dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Minggu (11/2), terkumpul dua truk dan 10 mobil pikap sampah APK.

“Sejak pagi sudah terkumpul dua truk dan 10 mobik pikap sampah alat peraga kampanye,” kata Bima Arya.

Menurut dia, limbah sisa APK yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor tidak akan dibuang sembarangan.

Baca juga: Bersih-Bersih APK Pemilu 2024 di Kabupaten Bogor Dilakukan hingga Pelosok Kampung, Libatkan Petugas Gabungan

Pemkot Bogor akan mengumpulkan seluruh APK, kemudian dipilah mana APK yang masih digunakan dan mana yang sudah tidak digunakan kembali.

Bima Arya menjelaskan, patroli pembersihan APK ini akan terus berlanjut hingga ruas jalan protokol yang ada di Kota Bogor benar-benar bersih.

Kemudian, petugas gabungan yang telah dibentuk di Kota Bogor akan menargetkan penyusuran APK diseluruh pelosok kota.

“Ya harus 2-3 hari ini (selesai), targetnya Selasa,” ucapnya.

Namun demikian, dirinya mengakui penertiban ini tidak dapat sempurna lantaran APK Pemilu lima tahun lalu saja masih ada yang tertempel di gang-gang dalam bentuk stiker.

“Tapi kita pastikan yang besar-besar; bendera di tempat-tempat publik, videotron, billboard, baliho, bendera, kita bersihkan semua,” katanya.

Pada kesempatan ini, Bima Arya pun mengajak kerjasama tidak saja pimpinan partai, relawan, komunitas, namun juga warga untuk bergerak di lingkungan masing- masing dalam membersihkan APK ini.

Disisi lain, APK yang tidak terpakai akan dibawa ke ke tempat pengolahan sampah reuse, reduce, and recycle (TPS3R) Mekarwangi untuk dibersihkan.

“Kita mencoba untuk memilah kawat dan kayunya, plastiknya langsung kita kirim ke TPS3R Mekarwangi yang kapasitasnya bisa mencapai 200 kilogram per hari, untuk diolah menjadi paving blok, yang kemudian nanti menjadi sirkulan ekonomi,” ucap dia.

Lebih lanjut, wali kota dua periode ini menyebut sampah APK akan dikirim ke TPS3R karena memang mereka membutuhkan sampah plastik. Di mana, rencana tersebut sebanrnya sudah diminta kajiannua sejak satu bulan lalu.

Baca juga: Warga Bogor Meninggal Usai Ikuti Kampanye Akbar Prabowo-Gibran, Fadli Zon Beberkan Keluarga Gak Tahu

“Sejauh mana mungkin bahan-bahan dari APK ini ternyata bisa gitu ya (diolah menjadi paving blok). Jadi daripada dibakar, ditimbun begitu saja di Galuga, lebih baik kita olah,” papar Bima Arya.

Namun demikian, lanjut Bima Arya, kapasitas daya tampung TPS3R maksimal 200 kilogram per hari, sedangkan limbah yang tidak bisa diolah akan disalurkan ke jejaring yang lain.(ded)

Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari