25 radar bogor

Revitalisasi Jembatan Pancasan dan Satu Duit Bogor Dilakukan Tahun Depan

Jembatan Pancasan
Pemkot Bogor akan memperbaiki Jembatan Pancasan tahun depan. REKA/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota Bogor berencana bakal merevitalisasi dua Jembatan sekaligus tahun depan. Dua Jembatan itu ialah Pancasan di Kecamatan Bogor Barat dan Satu Duit di Tanah Sareal.

Baca Juga : Jembatan Satu Duit Bakal Direvitalsasi, Ini Fakta Menarik dan Sejarahnya

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina. Ia mengatakan, pihaknya akan mengajukan anggaran penggantian kedua jembatan tersebut tahun depan.

Sementara itu, saat ini pihaknya tengah mereview ulang Detail Engineering Design (DED) kedua jembatan tersebut.

“DED-nya sedang kami kerjakan. Sudah ada tapi harus direview karena DED-nya sudah beberapa tahun lalu,” ucap Rena kepada Radar Bogor Jumat (9/2/2024).

Menurutnya kondisi kedua jembatan ini sudah mengkhawatirkan, terlebih Jembatan Pancasan. Jembatan yang melintang di atas Sungai Cisadane itu toleransi lendutannya sudah melebihi ambang batas.

Jembatan Pancasan memang kerap dikeluhkan warga karena kondisinya yang kerap bergetar hingga bergoyang cukup keras.

“Sudah 20 persen dari batas toleransi. Walaupun dari segi umur masih ada sisa 20 tahun lagi,” terang Rena.

Kedua proyek ini direncanakannya berlangsung secara sekaligus tahun depan, namun pihaknya masih menunggu kepastian ketersediaan anggaran terlebih dahulu.

Rencana penggantian Jembatan Satu Duit sebelumnya juga sudah diutarakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. Ia mengatakan jembatan yang melintang di atas Sungai Ciliwung itu perlu direvitalisasi segera.

“Jembatan Satu Duit ini rencananya ke depan akan direvitalisasi karena usianya lebih dari 30 tahun. Kondisinya tidak baik-baik saja,” ujarnya pada Jumat (3/2/2024).

Baca Juga : Jembatan Penyebab Banjir di Bogor Utara ini Belum Bisa Diatasi

Ia mengungkapkan di tahun ini Detail Engineering Desain (DED) revitalisasi Jembatan Satu Duit mulai dibuat. Setelah rampung, DED ini akan diajukan ke Pemerintah Provinsi. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep