25 radar bogor

Soal Kritik Ahok, Airlangga Sebut Jadi Saksi Kerja Nyata Jokowi

Airlangga
Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartarto saat sapa Simpatisan dan Kader Partai di Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor Rabu (7/2/2024) malam. Foto : Radar Bogor / Hendi Novian

CIBINONG-RADAR BOGOR, Menko Perekonomian, Airlangga Hartato menanggapi kritik dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada Presiden Joko Widodo. Dia membantah ucapan yang menganggap Jokowi tidak bisa kerja.

Baca Juga : Konsolidasi dengan KSPN di Karawang, Airlangga Ingatkan Target Golkar Nomor 1 di Jabar

Menurutnya, sebagai Menko Perekonomian dia adalah saksi yang melihat kerja nyata Jokowi selama dua periode. Kerja Jokowi membuat Indonesia mendapat banyak capaian di tingkat Internasional.

“Saya menemani pak Jokowi dua periode dan Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di Dunia,” kata Airlangga di Pakansari, Rabu (7/ 02/2024).

Dia menjelaskan capaian-capaian tingkat Internasional itu yakni pada sektor perekonomian dan penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu. Beberapa masalah itu dinilai mampu diselesaikan dengan baik oleh Jokowi.

“Dalam hal ekonomi, penanganan covid, kesejahteraan sosial dan semua karena kerjanya pak Jokowi,” jelasnya.

Sehingga, Airlangga mengaku heran Ahok berbicara seperti itu pada Jokowi. Dia juga bertanya balik ke Ahok sebenarnya siapa yang tak bisa bekerja. “Yang ga bisa kerja siapa?” tanyanya.

Diketahui sebelumnya Ahok mengkritik kinerja Jokowi. Hal itu diketahui dari video Ahok yang beredar di TikTok.

Ahok juga mempertanyakan kiprah anak Jokowi yang menjadi calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka. Menurut Ahok, keduanya tak menunjukkan kinerja baik.

Baca Juga : Menko Airlangga: Tidak Ada Kawasan yang Terdapat Pelabuhan Tidak Maju, Pelabuhan Internasional Patimban akan Memberikan Dampak Pertumbuhan Signifikan pada Kawasan

Namun dia kemudian mengklarifikasi pernyataannya dalam video yang beredar tersebut. Dia membantah memberi pernyataan Jokowi tidak bisa kerja karena pernyataannya itu telah dipotong-potong. “Bukan, justru jangan dipotong, konteksnya apa,” ungkapnya. (r1)

Reporter : Fikri Rahmat Utama
Editor : Yosep