25 radar bogor

Sempat Heboh, Kasus Bayi Tertukar di Bogor Berakhir Damai

Bayi Tertukar
Perwakilan Rumah Sakit Sentosa (tengah) didampingi pengacaranya (kanan) serta ibu Siti usai kesepakatan damai di Polres Bogor terkait kasus bayi tertukar. Foto: Hendi Novian/Radar Bogor

CIBINONG-RADAR BOGOR, Kasus bayi tertukar yang sempat menghebohkan publik di Bogor berakhir damai. RS Sentosa di Kemang, menyepakati perdamaian dengan orang tua korban bayi tertukar.

Baca Juga : RS Sentosa Bantah Tudingan Keluarga Bayi Tertukar, Sebut Tawaran Biaya Pendidikan dan Lainnya Ditolak

Kesepakatan damai kasus bayi tertukar ini dihasilkan dari negosiasi yang dilakukan di Polres Bogor, pada Rabu (7/2/2024).

Negosiasi dihadiri Siti dan Dian selaku ibu dari bayi tertukar, serta perwakilan dari RS Sentosa. Siti mengatakan sudah tidak lagi mempermasalahkan kasus bayinya ini.

“Saya ingin yang terbaik, namanya juga manusia tidak luput dari kesalahan, sudah ada dari lubuk hati saya yang terdalam saya menerima, mengikhlaskan bahwa kita ingin berdamai dengan semua pihak,” katanya.

Namun demikian, ia meminta agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Pihak RS harus memperhatikan SOP untuk mengantisipasi kejadian seperti ini.

“Mudah-mudahan (Rumah Sakit Sentosa) jangan sampai terjadi kejadian seperti yang menimpa saya, semoga berjalan, semoga ramai ke depannya, SOP nya juga membaik,” harapnya.

Sementara itu, Pengacara RS Sentosa, Syamsul Jahidin menuturkan perdamaian yang saat ini terjadi ditempuh lewat restoratif justice. Ini atas inisiatif Polres Bogor yang menjembatani antara pihak RS dan keluarga bayi.

“Terkait pemanggilan hari ini, kami berterimakasih kepada bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro karena sudah menjembatani proses perkara ini dari awal hingga saat ini yang dilakukan secara humanis dan baik dari kepolisian,” tuturnya.

Dengan adanya perdamaian yang dicapai dalam membuat kasus bayi tertukar resmi ditutup. Dia menyebut pihak RS telah memohon maaf kepada korban atas kejadian ini.

“Insyaallah kasus bayi tertukar di Bogor ditutup selesai, karena ini proses administratif saja, dua ibu ini sudah bertemu pihak rumah sakit, saya juga mewakili pihak rumah sakit meminta maaf sebesarnya atas kejadian ini,” ungkapnya.

Adapun Direktur RS Sentosa, Margaretha berterimakasih kepada korban atas penyelesaian kasus ini. Perdamaian ini dinilai sebagai tanda kebesaran hati dari Siti dan Dian sebagai ibu korban bayi tertukar

“Kami sesalkan dan kami minta maaf dengan kebesaran hati dari ibu Siti ibu Dian, kami berterimakasih sehingga perdamaian ini dapat dituntaskan,” ucapnya.

Baca Juga : Dua Keluarga Bayi Tertukar Masih Lanjutkan Kasus Mereka ke Polisi, Siti: RS Belum Ada Itikad Baik

Menurutnya, RS Sentosa juga memberikan kompensasi berupa uang kerohiman untuk keluarga Siti dan Dian. Namun Ia enggan membeberkan nilai kompensasi.

“Tentunya dari sejak awal kasus ini kami ketahui kami sudah melakukan langkah-langkah perbaikan dan kita juga tidak lepas dari pembinaan dari instansi terkait dari dinkes, Kemenkes yang memonitor perbaikan-perbaikan rumah sakit,” ujarnya. (r1)

Reporter : Fikri Rahmat Utama
Editor : Yosep