25 radar bogor

Modus Pemilih Ilegal di Bogor Ngaku Mahasiswa Sedang Penelitian, Begini Ciri-cirinya

Ilustrasi kecurangan pemilu modus mobilisasi pemilih ilegal.
Ilustrasi kecurangan pemilu modus mobilisasi pemilih ilegal.

DRAMAGA-RADAR BOGOR, Kabar adanya dugaan pemilih ilegal di Kecamatan Dramaga yang mengaku sebagai mahasiswa yang tengah penelitian diamini oleh PPK Kecamatan Dramaga.

Baca Juga : Diduga Ada Mobilisasi Pemilih Ilegal di Bogor, Ngaku Mahasiswa Pindah TPS

Ketua PPK Kecamatan Dramaga M Soleh memaparkan, kelompok pemuda pemilih ilegal yang mengaku mahasiswa di Jonggol itu datang ke ke kantor PPK Dramaga pada Rabu (7/2/2024).

Ada 35 pemuda. Mereka datang meminta untuk mencoblos di wilayah Kecamatan Dramaga dengan alasan sedang melakukan penelitian di Dramaga. “Mereka datang kemarin sekira pukul 10.00 WIB,” katanya kepada Radar Bogor Kamis (8/2/2024).

Ia masih ingat, perawakan dari puluhan pemuda yang mengaku mahasiswa itu. Kata dia pemuda yang ingin pindah TPS di Dramaga itu berambut cepak. “Masih muda, rambut cepak dan gagah,” tukasnya.

Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, Informasi kabar sejumlah pemuda yang mengaku sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kecamatan Jonggol, mendatangi kantor Kecamatan Dramaga ramai di kalangan masyarakat Dramaga.

Dari pengakuan kelompok pemuda diduga pemilih ilegal itu, mereka mengajukan pindah TPS karena sedang melakukan penelitian.

Namun, pindah TPS tersebut belum bisa diproses. Pasalnya kelompok yang mengaku mahasiswa berjumlah 35 orang itu tidak belum melengkapi sejumlah persyaratan.

Baca Juga : Heboh! Pemilih Ilegal di Bogor, Ngaku Mahasiswa Sedang Penelitian Mau Nyoblos di Dramaga

Kelompok pemuda yang mengaku mahasiswa tersebut tidak melampirkan surat ijin penelitian dari Kesbangpol.

Namun saat di cek, kampus tersebut tidak ada di Jonggol. Dalam informasi yang beredar itu juga menyebut pemuda yang mengaku mahasiswa itu seperti yang masih dalam lemdik. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep