25 radar bogor

Jelang Pemilu Penyaluran Bansos Beras Disetop, Begini Penjelasan BPN

Bantuan pangan beras
Bantuan pangan beras 10 kilogram dilanjut

JAKARTA-RADAR BOGOR, Penyaluran bansos beras disetop sementara pada masa tenang Pemilu 2024. Hal ini dilakukan agar proses pesta demokrasi berjalan dengan tenang.

Baca Juga : Diduga Ada Mobilisasi Pemilih Ilegal di Bogor, Ngaku Mahasiswa Pindah TPS

“Bantuan pangan beras akan dihentikan sementara untuk menghormati Pemilu dan pemuktahiran data,” ujar Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Rabu (7/2/2024).

Sebagaimana diketahui, dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, masa kampanye Pemilu 2024 berakhir pada Sabtu 10 Februari.

Setelahnya, ada masa tenang Pemilu yang berlangsung mulai Minggu 11 Februari sampai Selasa 13 Februari.

“Bapak Presiden juga sudah menyampaikan secara terpisah, kalau memang ini harus dihentikan sementara, ya memang harus dihentikan sementara, sehingga tidak terjadi polemik bahwa bantuan pangan ini dipolitisasi,” jelasnya.

“Kita pahami bersama bahwa bantuan pangan ini sangat diperlukan masyarakat dan memang sudah terencana sejak lama. Nanti setelah Pemilu, 15 Februari akan dimulai lagi penyalurannya bantuan pangan beras ini,” terangnya.

Berkaitan dengan itu, NFA telah bersurat kepada Perum Bulog yang menyampaikan demi mendukung terwujudnya kelancaran penyelenggaran Pemilu dan mempertimbangkan tahapan dan jadwal Pemilu yang ditetapkan oleh KPU.

Maka penyaluran bansos beras dihentikan sementara dalam rentang waktu 8 sampai 14 Februari di seluruh wilayah.

Kemudian, Bulog diminta mengoptimalkan penyaluran sebelum masa tenang dan pasca pemungutan suara serta mengkoordinasikan dengan dinas urusan pangan di tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Baca Juga : 85 Ribu Warga Kota Bogor Terima Bansos 10 Kilogram Beras dari Pemerintah

“Kami tegaskan kembali, bantuan pangan ini sebenarnya bukan hanya jelang pemilu. Bantuan pangan ini tentunya dilakukan oleh pemerintah, jadi negara itu hadir di saat memang diperlukan,” tegas Arief.

Untuk diketahui, realisasi bantuan pangan beras sampai 6 Februari telah menyentuh angka 179.149.760 kilogram (kg). (net)

Editor : Yosep