25 radar bogor

Jual Miras Ilegal, Kafe dan Resto Dekat Pusat Grosir Bogor Ini Disegel Satpol PP

Kafe dan Resto
Satpol PP Kota Bogor bersama Forkopimcam Bogor Tengah, menyegel kafe dan resto Melon99 di ruko dekat Mall Pusat Grosir Bogor, Selasa (6/2/2024).

BOGOR-RADAR BOGOR, Satpol PP Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bogor Tengah, menyegel kafe dan resto Melon99 di ruko dekat Mall Pusat Grosir Bogor, Selasa (6/2/2024) malam.

Baca Juga : Kawanan Monyet Satroni Permukiman Warga di Kota Bogor

Adapun, penutupan sementara kafe dan resto ini dilakukan karena pelanggaran jam operasional dan kedapatan menjual minuman keras (miras) di atas 5 persen tanpa izin.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan, ada dua hal yang menjadi alasan dilakukannya penutupan kafe dan resto tersebut.

Pertama adalah pelanggaran jam operasional. Di mana, kafe dan resto yang berada di pusat Kota Bogor itu tidak tutup sesuai dengan jam operasional yang sudah ditentukan Pemkot Bogor.

Kedua, menjual miras golongan B dan C tanpa izin alias ilegal meski secara umum kafe tersebut sudah mengantongi perizinan.

“Meskipun lengkap izin cafenya, tetap ditutup karena ada pelanggaran izin menjual miras di atas 5 persen,” tegas Agus.

Sementara itu, Camat Bogor Tengah, Theofilo Patricino Freitas menjelaskan, awal mulanya pihak kecamatan mendapatkan laporan dari masyarakat, karena ada kejadian penganiayaan terhadap pengunjung atau warga yang berada di kafe dan resto tersebut.

“Jadi ada laporan pemukulan terhadap orang, sudah ditangani kepolisian juga atas adanya pelaporan penganiayaan,” ungkap Theo.

Baca Juga : DPRD Sebut Wacana Trem di Kota Bogor Dipaksakan, Nilai Dishub Tak Punya Arah dan Prioritas Atasi Transportasi

Karena dikhawatirkan akan terjadi kasus berulang, maka Forkopimcam Bogor Tengah mengantisipasi dengan melakukan pemeriksaan bersama Satpol PP Kota Bogor,

“Setelah dicek tempat tersebut izinnya ada, hanya belum lengkap. Kami kemarin meminta selagi mereka melengkapi perizinan, ditutup sementara dahulu,” tandas Theo. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep