25 radar bogor

Dorong Ekonomi Sekitar Kantor Pemerintahan Baru, Pemkot Bogor Tawarkan Ini ke Investor

Kantor Pemkot Bogor
Sekda Syarifah Sofiah bersama para investor, meninjau lahan pembangunan Kantor Pemkot Bogor di kawasan Katulampa.

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemkot Bogor mulai melangkahkan kakinya dalam menata Kelurahan Katulampa yang bakal menjadi kawasan kantor pemerintahan baru.

Baca Juga ; Dorong Kecamatan Bogor Selatan Jadi Kawasan Destinasi Wisata Andalan, Bima Arya Bangun Komunikasi dengan Pihak Swasta

Dua lahan hibah Kementerian Keuangan yang berlokasi di pinggir Jalan Ring Road (R3) mulai ditinjau untuk dimanfaatkan menjadi area perdagangan dan jasa sebagai upaya ‘menghidupkan’ kawasan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, dua lahan yang saling bersebrangan tersebut memiliki luas masing-masing 2600 meter persegi.

Letaknya yang strategis dipandang Syarifah, sangat potensial untuk dimanfaatkan sehingga bisa memberikan kontribusi pada APBD Kota Bogor.

Pantauan Radar Bogor menunjukkan, peninjauan lahan hibah tersebut selain diikuti jajaran Pemkot Bogor dihadiri pula oleh pengusaha muda dan Founder Esteh Indonesia Haidhar Wurjanto.

“Hari ini saya meninjau dan mengecek lahan-lahan yang diserahkan oleh Kemenkeu. Karena ada investor yang berkeinginan membangun daerah ini. Kami bawa mereka hari ini untuk melihat lahan tersebut,” ujar Syarifah kepada Radar Bogor, Jumat (2/2/2024).

Niatan investor itu pun disambut antusias Pemkot Bogor. Sebab menurut Syarifah, peruntukan dan tata ruang kedua lahan ini memang untuk perdagangan dan jasa.

Ia pun berpendapat, aset yang dimiliki sudah seharusnya dipelihara dengan cara dimanfaatkan sehingga memberikan keuntungan berupa kontribusi terhadap APBD.

“Aset kalau didiamkan tidak menghasilkan. (Pesan) dari Kemenkeu, kami jangan bekerja untuk aset, sebaliknya aset harus bekerja dengan kita. Kalau aset kita kerja samakan dengan pihak ketiga akan menghasilkan uang untuk APBD,” tuturnya.

Rencana pemanfaatan lahan ini selaras dengan arahan Wali Kota Bogor, Bima Arya yang meminta agar kawasan di sekitar Kantor Pemerintahan Baru lebih dihidupkan menjadi pusat kuliner. Sehingga kawasan tersebut tidak bernuansa mati.

“Iya (sejalan dengan arahan Wali Kota) bahwa kawasan Kantor Pemerintahan Baru harus ramai. Karena kawasan ini akan ramai di jam kerja saja jam 8.00-16.00 ke sananya akan sepi. Makanya harus ada kegiatan ekonomi lainnya,” imbuh Syarifah.

Meski demikian, dirinya menyebut proses yang dilalui dalam rencana penataan ini masih panjang. Masih ada sejumlah tahapan dan pembahasan ke depan.

Di kesempatan sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya berpesan agar adanyaa pemetaan pada aset-aset di sepanjang jalan Regional Ring Road (R3).

Dirinya berpandangan kawasan tersebut memiliki potensi untuk bertransformasi menjadi tempat kukiner kreatif, ruang publik, taman kota, dan berbagai pemanfaatan lain.

Baca Juga : Bima Arya Sabet Penghargaan Kepemimpinan Toleransi Terbaik, Kota Bogor Masuk Tiga Besar Kota Toleran

“Saya membayangkan dari Parung Banteng atau Sumarecon landscapenya ditata, jalur pedestriannya nyambung sampai Jambu Dua, ini akan luar biasa. Menjadi taman terindah, terpanjang di Indonesia. Kanan kirinya kuliner. Akan banyak yang melirik untuk investasi dan Kota Bogor menjadi pusat kuliner seksi di Indonesia,” ucapnya di Acara Musrenbang Kecamatan Bogor Timur, Rabu (31/1/2024). (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep