25 radar bogor

Singgung Akun Avkor Saat Kampanye di Bogor bareng Bima Arya, Gibran: Mereka Agak Semi-semi SJW

Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat kampanye di Kota Bogor bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Rabu (31/1/2024). Fatur/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menggelar kampanye bertajuk ‘Gimmick Gibran’ di Kota Bogor pada Rabu (31/1/2024) sore.

Kampanye yang berlangsung di Kafe Samsara, Kecamatan Bogor Tengah itu menyajikan diskusi antara Gibran dengan para pelaku UMKM, pengusaha muda, dan pegiat ekonomi kreatif di Kota Bogor.

Kampanye ini dipandu langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya yang juga anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran.

Baca juga: Gimmick Gibran di Bogor, Cawapres Nomor Urut 2 Itu Tepis Sebutan Anak Kecil Hingga Pertanyaan Receh

Sebelum memulai diskusi, Bima mengenalkan Gibran dengan produk-produk UMKM yang berkembang di kota hujan di antaranya jam tangan, parfum, batik, aquarium, kue gambang, hingga lilin aroma terapi berbahan minyak jelantah.

Bima juga memamerkan deretan bisnis yang dikembangkan oleh pengusaha-pengusaha muda di Kota Bogor, seperti Es Teh dan Kar.yakantruck serta komunitas Ekonomi Kreatif REKA Bogor.

Dalam diskusi itu, para pengusaha muda tersebut melemparkan sejumlah pertanyaan dan memohon saran dari Gibran, yang juga sempat memiliki latar belakang sebagai pengusaha.

Tak hanya itu, Gibran saat kampanye juga sempat ditanya pendapatnya mengenai akun-akun beravatar (foto profil) Korea yang ada di platform media sosial X (sebelumnya Twitter).

“Nanti bisa dibully. Mereka agak semi-semi SJW (Social Justice Warrior),” jawab Gibran bergurau.

Gibran berpendapat para pegiat media sosial perlu mendapat edukasi mengenai cara berselancar di dunia maya. Sebab menurutnya di media sosial rentan tersebar berita hoax.

Baca juga: Gibran: Pak Prabowo Role Model yang Menjembatani Anak Muda Pimpin Indonesia

“Bukan hanya ava korea (Avkor) tapi semuanya. Apalagi momen Pilpres 5 tahun sekali, banyak bot muncul saat masa kampanye, dan kami salah satu Paslon yang banyak dibully. Tapi saya gak rasa,” ucapnya.

Menurut Gibran dalam kampanye itu, media sosial bisa digunakan untuk hal-hal positif seperti mengenalkan produk lokal, destinasi baru, hingga mempromosikan program pemerintah yang pro terhadap ekonomi kreatif. (Fat)

Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari