25 radar bogor

Paguyuban Sir Buni Kasih di Ciawi Bogor Jadi Sorotan, Imbas Tersesatnya 16 Pendaki di Gunung Gede Pangrango

Gunung Pangrango
Penziarah yang tersesat di Gunung Gede Pangrango ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (29/1/2024). Mereka merupakan Paguyuban Sir Buni Kasih. Foto Damkar For Radar Bogor

CIAWI-RADAR BOGOR, Paguyuban Sir Buni Kasih menjadi perhatian, usai tersesatnya 16 pendaki di Gunung Gede Pangrango beberapa waktu lalu.

Paguyuban Sir Buni Kasih disorot, setelah disampaikan salah seorang pendaki, Dedi Saepulloh (45) yang menuturkan bahwa kegiatan yang mereka lakukan bukan berziarah melainkan tadabbur alam.

Kepala Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Baban Subandi membenarkan adanya Paguyuban Sir Buni Kasih tersebut di wilayahnya.

“Benar warga Desa Cileungsi, paguyubannya ada di salah satu blok yang anggotanya tidak begitu banyak,” terangnya kepada wartawan, Rabu (31/1).

Namun demikian, Baban mengaku tidak mengetahui banyak informasi mengenai Paguyuban Sir Buni Kasih.

Baca juga: 13 Pendaki Tersesat di Gunung Pangrango Warga yang Hendak Ziarah, Pencarian Masih Dilakukan

Yang dia tahu, paguyuban tersebut merupakan kelompok adat budaya yang berkegiatan di alam.

Baban juga mengetahui kegiatan para warga tersebut, pada saat di Gunung Gede Pangrango beberapa waktu lalu untuk perenungan.

“Kalau di lingkungan sendiri, mereka seperti paguyuban pada umumnya dan setau saya itu seperti semacam paguyuban budaya,” jelas Baban.

Dia juga tidak membenarkan, bahwa Paguyuban Sir Buni Kasih tersebut menganut aliran menyimpang seperti yang dirumorkan.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Paguyuban Sir Buni Kasih tersebut sudah biasa mereka lakukan. Hanya pada saat kemarin ada anggota yang baru ikut dalam kegiatan tersebut.

“Kemarin itu sempat tersesat karena katanya ada anggota baru Paguyuban Sir Buni Kasih yang belum biasa naik, tapi kalau ada hal-hal lain di luar nalar saya tidak tahu, itu privasi mereka, yang penting di lingkungan mereka baik,” tukasnya. (cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari