25 radar bogor

Peringati Hari Gizi Nasional ke-64, RS Islam Bogor Gelar Lomba Masak

RS Islam
RS Islam Bogor memperingati Hari Gizi Nasional ke-64 dengan menggelar lomba mask. REKA/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, RS Islam Bogor memperingati Hari Gizi Nasional ke-64 dengan cara yang berbeda dari biasanya. Edukasi gizi tak lagi disampaikan dengan cara membosankan. Acara itu dikemas lewat lomba memasak layaknya acara TV ternama sehingga menarik dan menghibur masyarakat.

Baca Juga : Sempat Tak Layani Pencetakan KTP, Begini Penjelasan Disducapil Kota Bogor

Gedung Umar bin Khatab RS Islam Bogor siang itu memunculkan suasana berbeda. Tempat yang biasanya memiliki wangi khas RS, kini justru menyerbakan aroma harum masakan. Membuat setiap orang yang melintas di depannya merasa lapar.

Keharuman itu ternyata bersumber dari wajan yang tengah sibuk dioseng para peserta lomba memasak. Lomba ini diadakan RS Islam Bogor untuk memperingati Hari Gizi Nasional ke-64 pada Selasa (30/1/2024).

Pada helaran ini, para peserta yang datang dari berbagai kalangan dan rentang umur itu beradu cepat menyajikan menu makanan nusantara dengan cita rasa lezat dan bergizi. Mereka berusaha maksimal meskipun waktu yang diberikan terbatas.

Ketua Yayasan RSIB, Dwi Sudharto mengatakan lomba memasak sengaja dipilih pihaknya untuk memeriahkan peringatan Hari Gizi Nasional dengan nuansa berbeda. Harapannya cara itu bisa membuat masyarakat lebih menaruh perhatian terhadap gizi yang ada dalam sajian masakannya di rumah

“Tema lomba hari ini Gizi Seimbang dan Halal dengan Bahan Lokal. Makanya menu yang disajikan harus berasal dari bahan-bahan lokal bukan impor dan mesti diperhatikan keseimbangan gizinya. Tidak kurang dan tidak lebih,” ujarnya.

Total ada 34 peserta yang turut serta dalam kompetisi ini. Mereka kemudian melalui berbagai tahap penilaian. Sebanyak 5 peserta terbaik kembali bertanding di babak final dan tampil memasak langsung di depan para juri. Peserta yang berhasil menjadi juara diganjar uang tunai jutaan rupiah, piala, piagam, dan hadiah yang diberikan Istri Wali Kota Bogor, Yane Ardian.

Dalam sambutannya Yane mengatakan lomba memasak merupakan cara kreatif untuk mengedukasi masyarakat agar membangun generasi yang berkualitas.

Sebab menurut dia, dari kompetisi memasak bisa melahirkan berbagai kreasi menu yang bisa membantu para ibu menyediakan makanan sehat, aman, bergizi dan halal untuk keluarga.

“Jika pola parenting hanys terbatas pada membeli makanan di luar tanpa teliti dan jeli melihat apa kandungan didalamnya kami (para ibu) tidak bisa mewujudkan keluarga yang sehat. Jika hal itu dibiarkan 1 dari 5 anak akan stunting, 1 dari 3 remaja mrngalami anemia. Karena berasal dari pola makan yang tidak bergizi,” tutur Yane.

Baca Juga : Sambungan Jembatan Ceger Mulai Diperbaiki, Dedie : Selesai 2-3 Hari

Ia berharap lomba memasak makanan sehat dan bergizi dapat terus diselenggarakan sehingga banyak keluarga lebih sehat karena rutin makan makanan dari rumah. Hal itu disebutnya akan berdampak pada pembangunan negara yang berawal dari membangun keluarga sehat. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep