25 radar bogor

Dipicu Saling Ejek Sebabkan Tawuran Di Palmerah

Ilustrasi tawuran gengster
Ilustrasi tawuran warga

JAKARTA-RADAR BOGOR, Terjadi lagi insiden tawuran di DKI Jakarta, kali ini di area Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (29/1) dini hari. Dalam video yang beredar di media sosial, aksi tawuran itu bahkan menampilkan senjata tajam diayunkan oleh para pelaku.

Baca Juga: PSSI Optimis Timnas Indonesia Lolos ke Babak 8 Besar Piala Asia U-23

Kapolsek Palmerah, Kompol Sugiran, menyatakan bahwa peristiwa tawuran bermula ketika sekelompok pemuda dari tiga RW di Jatipulo berkumpul bersama. Ketiga RW tersebut adalah RW 7, 8, dan 9. Dalam suasana obrolan, terjadi ledek-ledekan saling menyindir.

“Saat itulah ada yang tersinggung dari RW 09, (pemuda ini) pulang. RW 7, 8 masih tertawa-tawa,” kata Sugiran kepada wartawan, Senin (29/1).

“Ia tidak menyangka bahwa mereka dari RW 9 akan memanggil teman-temannya, sehingga seolah-olah hanya bercanda. Namun, setelah kembali, mereka langsung dilempari,” tambahnya.

Setelah itu, dengan cepat, orang-orang yang tidak mengetahui detail peristiwa ikut berkumpul dan ikut serta dalam perlawanan.

Baca Juga: Bawaslu Diminta Periksa Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Soal Pose 2 Jari dari Mobil Kepresidenan

“Orang yang tidak mengetahui peristiwa tersebut ikut campur, bahkan semakin membesar,” ujarnya.

Setelah polisi tiba di lokasi dan berhasil meredakan para pelaku, Sugiran menyatakan bahwa banyak warga yang tanpa mengetahui secara langsung terlibat dalam insiden tawuran.

“Orang tua akhirnya ikut campur karena tidak setuju wilayahnya diserang,” ungkapnya.

Sementara itu, ia mengakui bahwa beberapa pelaku tawuran menggunakan senjata tajam dalam aksi mereka. Meskipun begitu, menurutnya, penggunaan senjata tersebut hanya bersifat spontanitas di lapangan.

“Ada cerulit dan parang. Namun, yang disita hanya tiga,” tegas Sugiran.(jpg/farid-pkl)

Editor: Yosep