25 radar bogor

18 Pelajar di Bogor Ditangkap Polisi, Satu Alami Luka Berat, Ini Penyebabnya!

Belasan pelajar pelaku tawuran di Jalan Letkol Atang Senjaya, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor ditangkap polisi.

RANCABUNGUR-RADAR BOGOR, Belasan pelajar pelaku tawuran di Jalan Letkol Atang Senjaya, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor ditangkap polisi.

Ada 18 pelajar yang ditangkap Polsek Rancabungur. Mereka berasal dari dua sekolah yang berbeda. Sepuluh pelajar berasal dari salah satu SMK Negeri di Kemang, dan satu lagi SMK swasta di wilayah Rancabungur.

Baca juga: Polisi Berhasil Mengamankan Pelaku Tawuran di Pasar Rebo

Kapolsek Rancabungur, IPDA Azis Hidayat mengatakan, para pelaku tawuran ditangkap usai mendapatkan informasi tawuran dari warga.

“Barang bukti yang kami dapat dari para pelaku tawuran berupa tujuh buah senjata tajam dan tiga sepeda motor merek Honda yang dipakai untuk melakukan aksi tawuran,” katanya kepada Radar Bogor Selasa (30/1/2024).

Azis memaparkan, dalam tawuran pelajar tersebut, satu orang pelajar alami luka berat. Pelajar berinisial WK (15) alami luka bacokan pada punggung dan tangan.

Diberitakan sebelumnya, tawuran pelajar kian marak di Kabupaten Bogor.

Terbaru aksi tawuran terjadi di Rancabungur Kabupaten Bogor. Satu orang dilaporkan alami luka berat akibat bacokan di tangan dan punggung.

Kapolsek Rancabungur, IPDA Azis memaparkan, aksi tawuran itu terjadi pada Jumat kemarin. Kata dia akibat tawuran tersebut satu orang mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Kota Bogor.

“Saat itu tawuran terjadi di Jalan Letkol Ayang Senjaya, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Bogor Senin (29/1/2024).

Mulai maraknya aksi tawuran itu menjadi perhatian muspika kecamatan Rancabungur.

Camat Rancabungur Dita Aprillia mengatakan pihaknya bersama dengan Polsek Rancabungur terus melakukan upaya preventif untuk meminimalisir aksi tawuran di wilayahnya.

“Kami forkopimcam Rancabungur melaksanakan berbagai upaya preventif untuk meminimalisir kejadian kenakalan remaja itu. Diantaranya pemantauan secara berkala lokasi yg diduga menjadi tempat berkumpulnya para pelajar,” katanya kepada Radar Bogor.

Baca juga: Dipicu Saling Ejek Sebabkan Tawuran Di Palmerah

Dita memaparkan, forkopimcam juga selalu hadir dalam upacara bendera hari senin di sekolah- sekolah.

Juga melaksanakan kegiatan forkopimcam goes to school dan melakukan pemeriksaan tas dan isi jok motor para pelajar.

“Kami melaksanakan pemeriksaan, namun kami tidak menemukan barang yang terindikasi kearah kenakalan remaja,” tukasnya. (all)

Penulis: Arifal
Editor: Rany Puspitasari