25 radar bogor

Etika Politik Dinodai, Romo Franz Sebut Situasi Pemilu 2024 Genting

Budayawan Romo Franz Magnis Suseno menyatakan situasi politik Indonesia pada Pemilu 2024 genting. (Sumber: JawaPos.com)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Pada hari Minggu (28/1) Romo Franz Magnis Suseno, Guru Besar Filsafat Moral menghadiri Talkshow yang diadakan oleh Alumni SMA Top GUN di Triboon Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam acara tersebut, Romo Magnis memamerkan tongkat yang diberikan oleh Ganjar Pranowo.

Baca Juga: H Rudy Harsatanya Bahas Persiapan Pemilu 2024 Hingga Dorong Partisipasi Warga Meningkat

“Tongkat ini yang memang saya dapat hadiah dari Pak Ganjar waktu mengunjungi saya, jadi membantu saya untuk jalan secara lurus,” ucap Romo Franz sambil menunjukan tongkat pemberian Ganjar.

Romo Magnis menilai, situasi pilitik Pemilu 2024 genting. Sebabnya, etika justru dinodai hingga adanya tanda-tanda Pemilu 2024 bakal dipengaruhi penguasa dan manipulasi.

“Kan sekarang kita menghadapi situasi etika ndasmu, apa kita mau dipimpin oleh orang yang menodai etika, itu serius loh tampak etika kekuasaan merosot, paling-paling kekuasaan yang disebut oligarki dan sebagainya, saya melihat ada tanda-tanda sekarang juga bukan hanya arah pemilihan mau dipengaruhi oleh penguasa, tapi tanda-tanda manipulasi,” tutur Romo Franz.

Dia menambahkan, sejatinya dalam memilih capres-cawapres, tak memilik pasangan yang dinilainya paling buruk. Maka itu, dia meminta masyarakat Indonesia agar tak memilih calon pemimpin masa depan yang bakal mencelakakan Indonesia nantinya.

“Namun, pokoknya kita jangan memilih orang yang hampir pasti akan mencelakakan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Sudah 112 Ribu Pemilih Pemula di Bogor Buat KTP Elektronik

Romo Magnis berharap, agar Ganjar tetap tegak lurus pada kepentingan bangsa dan negara, meskipun menghadapi tantangan dan penurunan situasi demokrasi.

“Semoga Tuhan memberkati, dan silakan jalan terus,” pungkasnya. (jpg/sela-pkl)

Editor: Yosep