25 radar bogor

Petani Gagal Panen Dapat Bantuan, Anggarannya Capai Rp216 Miliar

Gagal Panen
KERING: Area sawah di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, alami gagal panen karena serangan hama tikus.

JAKARTA-RADAR BOGOR, Setelah mengalami gagal panen akibat El Nino dan banjir pada tahun 2023 lalu, Pemerintah berupaya membantu para petani dengan memberikan stimulan mulai Januari 2024. Bantuan tersebut, diberikan agar dapat membantu biaya produksi petani untuk masa tanam 2024.

Baca Juga : Meutya Hafid Sebut Jokowi Bukan Deklarasikan Dukungan, Hanya Menegaskan Peraturan

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan ada 35.500 petani yang menerima bantuan tersebut, dengan luas lahan mencapai 26.995,9 hektare.

Bantuan itu rencananya akan disebar ke berbagai wilayah Indonesia yakni ke 136 Kabupaten di 20 Provinsi.

Anggaran yang dikeluarkan untuk program bantuan gagal panen ini mencapai Rp216 miliar dengan besaran bantuan Rp8 juta per hektarnya.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan jika nanti sudah tiba waktu panen, maka Indonesia tidak perlu banyak-banyak impor dari negara lain.

“Semoga dalam waktu yang sangat dekat, realisasi uangnya bisa segera diterima para petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, dan segera panen. Kalau sudah panen, kita tidak usah banyak impor-impor lagi dari negara lain,” katanya, dilansir dari Antara, Jumat (26/1/2024).

Sementara itu, BNPB tengah berupaya melakukan penyaluran bantuan dengan melakukan pendataan lahan tani yang terdampak bencana.

Pihak BNPB juga mencocokkan data lahan dan petani yang mengalami gagal panen pada 2023 dengan Kementerian Pertanian, serta menghitung biaya produksi penanaman yang gagal panen untuk diganti.

Alur Penyaluran Bantuan untuk Petani Gagal Panen

  • Wali Kota/Bupati menetapkan petani yang menerima bantuan dan luas lahan terdampak.
  • Petugas kemudian menginformasikan kepada petani calon penerima bantuan.
  • Bantuan disalurkan tanpa potongan melalui bank yang ditunjuk pemerintah.
  • Penyaluran akan diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta inspektorat daerah.

Baca Juga : Pernyataan Kontroversi Jokowi Picu Polarisasi di Masyarakat

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu petani agar dapat segera menanam padi dan meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan produksi padi dalam negeri. Para petani di Indonesia juga diharapkan bisa hidup lebih sejahtera. (jpg)

Editor : Yosep