25 radar bogor

Kasus Tabrakan Beruntun di Puncak, Polisi Tetapkan Sopir Boks Jadi Tersangka

Petugas evakuasi kendaraan terlibat tabrakan beruntun di ruas Jalan Raya Tugu, Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/1/2024). Menurut Sat Lantas Polres Bogor kecelakaan beruntun yang diduga akibat gagal fungsi rem truk tersebut melibatkan sembilan kendaraan alami rusak berat diantaranya satu unit truk, empat unit kendaraan roda empat, serta empat kendaraan roda dua dan dua bangunan rusak parah dengan 16 korban luka. Foto : Radar Bogor / Hendi Novian

CISARUA-RADAR BOGOR, Polres Bogor menetapkan sopir mobil boks sebagai tersangka pada insiden tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak.

Sopir tersebut ditetapkan tersangka usai Sat Lantas Polres Bogor menggelar olah TKP dari peristiwa yang terjadi pada Selasa, (23/1) lalu.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, sopir bernama Beni itu terancam hukuman penjara satu tahun dan atau denda maksimal Rp 2 juta.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Puncak, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

“(Sopir) sudah jadi tersangka, hari ini sedang dilakukan penyidikan terhadap tersangka,” ujar Rio, Jum’at (26/1).

Sopir truk boks itu dikenakan pasal 310 ayat 2 junto ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan atau LLAJ. Menurut Rio, sopir dianggap lalai sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut.

“Karena kelalaian mengakibatkan orang luka dan kerugian materi,” jelasnya.

Sebelumnya, Sat Lantas Polres Bogor menemukan sejumlah temuan terkait kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak yang melukai 17 orang tersebut.

Baca juga: Polisi Sebut Tabrakan Beruntun di Puncak Akibat Rem Blong

Dalam olah TKP tersebut, melibatkan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor untuk merekayasa penutupan sementara Jalan Raya Puncak, Bogor selama sekitar 12 menit.

Rekontruksi TKP dilakukan dengan menggunakan sistem alat Traffic Accident Analysis (TAA) dari Polda Jabar.

Sementara berdasarkan keterangan Jasa Raharja, korban luka akibat kecelakaan beruntun tersebut mendapatkan asuransi.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari