25 radar bogor

Ketua KPK Ingatkan Hindari Benturan Kepentingan yang Berpotensi KKN pada Pemilu 2024

Ilustrasi : Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JAKARTA-RADAR BOGOR, Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengingatkan penyelenggara negara untuk menghindari konflik kepentingan pada Pemilu 2024. Nawawi menegaskan, conflict of interest atay benturan kepentingan bukan lagi sekadar embrio korupsi melainkan wujud nyata dari prilaku korupsi itu sendiri.

Baca Juga: KPK Lakukan Pemeriksaan Terhadap Enam Saksi Terkait OTT Bupati Labuhan Batu

“Perlunya pengaturan pengelolaan konflik kepentingan dalam perundang-undangan, ataupun sebagai penyempurnaan pada UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelengga Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” kata Nawawi kepada wartawan, Kamis (25/1).

Nawawi menjelaskan, di sejumlah negara maju, pengelolaan konflik kepentingan memiliki pengaturan yang ketat. Bahkan, diatur dalam Undang-Undang.

“Atau ditambahkan pada UU Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi salah satu instrumen/sistem yang dikelola untuk Pencegahan Korupsi sebagaimana LHKPN dan pengaturan gratifikasi,” tegas Nawawi.

Ia mencontohkan, saat ini banyak pejabat negara dalam aktivitasnya juga menyelipkan kegiatan kampanye. Seharusnya, itu dapat dihindari yang memang terjadi konflik kepentingan.

“Yang nampak dan ramai sekarang ini mas, sejumlah penyelenggara negara yang dalam aktivitasnya di giat pemilu,” ujar Nawawi.

Nawawi tak memungkiri, konflik kepentingan menjadi hambatan dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi. Karena itu, KPK sempat mengundang tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) untuk berbicara komitmen antikorupsi pada acara penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara berintegritas (Paku Integritas) pada Rabu (17/1) lalu.

Baca Juga: KPAI Imbau Masyarakat Segera Lapor Jika Ada Pelanggaran Hak Anak

“Konflik Interest ini juga menjadi salah satu issue hambatan pemberantasan korupsi yang diangkat KPK pada giat Paku Integritas capres-cawapres kemarin,” pungkasnya. (jpg/Ilyas-pkl)

Editor: Yosep