25 radar bogor

Bekali Cara Pencegahan Narkoba, BNNK Bogor Undang Puluhan Pemuda

Narkoba
Forum Komunikasi P4GN bersilaturahmi dengan BNNK dan Pj Bupati Asmawa Tosepu. Silahturahmi ini dalam rangka peningkatan pencegahan kasus narkoba di Bogor.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Forum Komunikasi Pemuda Pencegahan Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bersilaturahmi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor dan Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu. Silahturahmi ini dalam rangka peningkatan pencegahan kasus narkoba di Bogor.

Baca Juga : Optimalkan Layanan Posyandu, Pj Bupati Serahkan Bantuan Antropometri Kit

Ketua P4GN Kabupaten Bogor Agus Ridallah menerangkan dalam silahturahmi ini mereka diberikan ilmu pengetahuan tentang cara membantu mencegah peredaran narkoba di lingkungan masyarakat. Peserta yang hadir berasal dari 40 kecamatan yang ada di Bogor, serta dari unsur organisasi dan pelajar.

“Kita membantu masyarakat maupun pemerintah dalam rangka pencegahan peredaran gelap narkoba,” terangnya.

Dia juga mengatakan setelah dari kegiatan ini mereka akan terus melakukan penyuluhan dalam rangka mengedukasi masyarakat. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak 2009 dan akan terus digalakkan terutama mencetak tenaga penyuluh.

“Alhamdulillah selama ini kami selalu bermitra dengan pemerintah. Kemudian kami turun juga ke masyarakat,” katanya.

Adapun Dia berharap agar pemuda kabupaten Bogor nantinya bisa menghindari narkoba. Serta ikut mencegah peredaran di masing-masing tempat. Apalagi Bogor memiliki wilayah dan jumlah penduduk yang besar sehingga peran semua pemuda diperlukan tidak hanya dari P4GN, BNN, atau kepolisian saja.

“Mari kita bersama sama kita bersama sama melawan terhadap peredaran gelap narkoba di Kabupaten bogor. Pesan saya, selamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba. Mari kita hidup sehat,” tegasnya.

Sementara itu Kepala BNNK Bogor AKBP Renny Puspitasari menuturkan pembekalan yang diberikan kepada puluhan pemuda ini mencakup cara pencegahan dan cara melihat situasi lingkungan untuk deteksi dini adanya penyalahgunaan narkoba.

“Ini kegiatan yang sangat positif sekali ketika semua pemuda diundang di sini. Jadi ada satu pemahaman mengenai bagaimana bahayanya,” tuturnya.

Ia menjelaskan saat ini jumlah pecandu narkoba sudah bisa ditekan, dari 1,9 menjadi 1,7. Tetapi untuk usia anak sekolah yaitu 15 sampai 24 tahun mengalami peningkatan. Ini yang menurutnya harus diwaspadai sehingga saat ini dia terus bekerjasama dengan Pemkab untuk mengedukasi sekolah.

“Semoga pemahaman pencegahan narkoba ini bisa bisa dibawa pulang dan diaplikasikan di lingkungan mereka masih-masing,” jelasnya.

Baca Juga : Hari Kesadaran Nasional, Pj Bupati Bogor Minta ASN Tidak Tebang Pilih Layani Masyarakat

Lebih lanjut ia mengungkapkan tindaklanjut kegiatan ini akan dibentuk satgas pemberantasan narkoba di seluruh kecamatan. Ini berbeda dengan satgas pelajar sebab anggota terdiri dari pemuda.

“Kalau sudah sekolah khusus sekolah jadi nanti satgas sekolah maupun satgas kecamatan akan dimaksimalkan,” ujarnya. (cr1)

Reporter : Fikri Rahmat Utama
Editor : Yosep