25 radar bogor

Ravindra Airlangga Tegaskan Golkar Komitmen Kawal Hilirisasi Silika

Ravindra
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Ravindra Airlangga

JAKARTA-RADAR BOGOR, Politikus Partai Golkar Ravindra Airlangga menegaskan partainya berkomitmen mengawal program ekonomi Presiden Joko Widodo untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : Soroti Kasus Stunting di Kabupaten Bogor, Ravindra Airlangga Ungkap Ini

Salah satu program ekonomi yang akan terus dikawal Partai Golkar hingga berakhirnya periode Jokowi-Maruf adalah hilirisasi industri.

Ravindra menegaskan, apa yang telah dimulai Presiden Jokowi harus dilanjutkan agar pembangunan tetap pada jalur yang tepat atau on the track.

Menurutnya, titik akhir dari seluruh program ekonomi Presiden Jokowi adalah masyarakat Indonesia yang makmur, maju, sejahtera, dan menjadi negara bermartabat.

“Program pembangunan harus terus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan. Partai Golkar siap menjaga ketersinambungan tersebut,” ujar Ravindra, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (26/12/2023).

Anggota Komisi IV DPR ini menambahkan, secara visi, partai berlambang pohon beringin seirama dengan program ekonomi Jokowi.

Ia mengatakan, partai bernomor urut 4 ini akan terus konsisten mendorong hilirisasi industri agar masyarakat Indonesia menerima imbal balik dari produk yang lebih bernilai tinggi.

Menurut Ravindra, konsistensi ini misalnya terkait ‘global value chain’ di mineral non logam, seperti silika. Silika dapat dihilirisasi menjadi wafer silikon berbasis Solar Grade Silicon (SGS) dan Electronic Grade Silicon (EGS). Dua produk ini merupakan bahan untuk industri masa depan, yakni untuk tenaga surya dan semikonduktor.

Ravindra menegaskan, hilirisasi silika membutuhkan ekosistem yang lengkap. Baik dari segi SDM, material, fasilitas pengolahan, dan dukungan investasi.

Baca Juga : Ravindra Airlangga Berharap Ada Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Responsif di Kabupaten Bogor

“Partai Golkar siap mengawal program hilirasasi inisiasi Bapak Jokowi seperti yang telah tertera pada Roadmap Hilirisasi Silika menjadi Wafer Silikon Tahun 2025-2035. Konsistensi dalam eksekusi akan menentukan apakah Indonesia bisa mengambil peran kritis pada industri masa depan,” tegas Ravindra. (*)

Editor : Yosep