25 radar bogor

Sekolah Satu Atap Resmi Beroperasi Tahun Depan, Bima Arya: Untuk Warga Sekitar!

Sekolah Satu Atap
Tampak gedung Sekolah Satu Atap di Kelurahan Kencana. Walikota Bogor,Bima Arya Sugiarto didampingi Ketua DPRD bogor Atang Rusnanto, meresmikan sekolah tersebut Kamis (21/12/2023), SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, Setelah dibangun selama 3 tahun lamanya, Sekolah Satu Atap (Satap) akhirnya diresmikan pada Kamis (21/12/2023). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Baca Juga : Pembangunan Sekolah Satu Atap Capai 97 Persen, Konsepnya Green Building

Sekolah satu atap yang berlokasi di Kelurahan Kencana ini, terdiri dari dua sekolah yakni SD Negeri Kencana 4 dan SMP Negeri 21 Kota Bogor.

Bima menegaskan, penambahan sekolah ini ditujukan bagi warga Kelurahan Kencana dan Kecamatan Tanah Sareal yang selama ini sangat dulit menjangkau sekolah negeri. Sekolah satu atap, disebutnya akan mulai beroperasi 2024 mendatang.

“Sekolah bagus bukan untuk anak-anak pintar atau berprestasi. Kami membangun sekolah untuk anak-anak Kota Bogor tanpa terkecuali. Supaya tidak ada anak SD dan SMP yang tidak bisa masuk sekolah dan tidak ada orang tua yang susah karena biaya sekolah swasta yang mahal,” ujar Bima.

Oleh karena itu, Bima menekankan pada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Camat, dan Lurah setempat untuk mrmprioritaskan anak-anak sekitar.

Ia ingin masyarakat bisa mendapat akses pendidikan yang baik tanpa ada persoalan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) apalagi terdapat kasus manipulasi Kartu Keluarga (KK).

“Harapannya bisa menampung semaksimal mungkin warga lokal. Kemudian, tidak ada permainan dalam penerimaannya. Dan saya ingin sekolah satu atap ini mempekerjakan warga sekitar melalui pemberdayaan di kantin atau petugas keamanan,” tutur Bima.

Kepala Disdik Kota Bogor, Irwan Riyanto mengatakan, sekolah yang direncanakan untuk dibangun sejak 2018 ini memakan total anggaran sebesar Rp34,17 miliar. Sekolah satu atap berdiri di atas tanah seluas Luas tanah 2529 meter persegi dan memiliki luas bangunan 4.385 meter persegi.

Untuk SDN Kencana 4 memiliki kapasitas sebanyak 12 ruang kelas atau 336 peserta didik. Fasilitas yang dimiliki sekolah ini antara lain perpustakaan, UKS, ruang serbaguna, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang TU, 3 ruang publik, 3 toilet guru, 6 toilet siswa, 9 toilet siswi.

Sementara SMPN 21 Kota Bogor memiliki 15 ruang kelas dengan total 480 peserta didik. Fasilitas yg dimiliki antara lain perpustakaan, ruang UKS dan Bmbingan Konseling (BK), laboratorium IPA, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang TU, 3 ruang publik, 4 toilet guru, 8 toilet siswa, 22 toilet siswi.

“Sekolah ini juga dilengkapi dengan tenaga surya yang bisa memenuhi kebutuhan 7500 watt listrik untuk SMPN 21 Kota Bogor dan 5000 watt listrik untuk SDN 4 Kencana. Di bagian roof top juga ada lapangan yang bisa digunakan untuk upacara dan olahraga,” tambah dia.

Baca Juga : Tak Ada Perayaan Tahun Baru, Bima : Lebih Baik Kumpul dengan Keluarga

Tenaga surya ini dapat memenuhi kebutuhan 60-70 persen listrik Satap. Sementara di malam hari, sekolah ini mengandalkan listrik dari PLN. Inovasi ini menjadi yang pertama ada di sekolah-sekolah negeri di Kota Bogor. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep