25 radar bogor

Skybridge Bojonggede Dikeluhkan Warga, Akses Lebih Jauh

Skybridge
Kondisi terkini Skybridge Bojongfede sudah dilewati penumpang, dan semua kendaraan dialihkan kedalam terminal, Jumat (8/12/2023). JAENAL/RADAR BOGOR

BOJONGGEDE – RADAR BOGOR, Masyarakat Kabupaten Bogor dibuat kecewa dengan keberadaan Skybridge Bojonggede. Musababnya, selain akses yang jauh, warga pun harus memutar jalan dengan diberlakukan one way.

Baca Juga : Skybridge Bojonggede Bakal Segera Diresmikan November 2023

“Haduh ngerepotin banget soalnya kalau kaya gini harus jalan jauh lagi, biasanya cuma ke seberang doang kan, ini bener-bener jauh banget dan menyita waktu,” kata Adinda (19) ketika ditemui wartawan di Skybridge Bojonggede, Jumat (8/12/2023).

Selain itu, perbandingan waktu sebelum ada Skybridge lebih cepat, ketimbang saat ini harus putar arah jalannya.

“Yang jelas lama banget kalau ke sini, dan saya kecewa. Setiap hari saya menggunakan KRL dari Jakarta ke Bogor,” keluhnya.

Senada dikatakan penumpang lain, Nanderiawan (48). Menurutnya, keberadaan Skybridge Bojonggede sangat efektif mengurangi kemacetan di depan stasiun namun aksesnya jadi lebih jauh. “Dengan panjang Skybridge kurang lebih 200 sampai 250 meter, lumayan menyita waktu,” kata dia.

Kedepannya, harus lebih dibenahi oleh pihak terkait, termasuk penempatan security disetiap titik Skybridge Bojonggede.

“Kalau saya lihat ini akan menjadi akses umum, dan perlu dibenahi masalah keamanan yang ditempatkan setiap titik. Karena untuk sekarang hanya ada di depan dan ujung jalan,” pungkasnya.

Sementara warga lain, Siti Khodijah (35) menuturkan keberadaan Skybridge Bojonggede lebih dekat akses ke rumah yang setiap hari menggunakan mode transportasi KRL.

“Memang cukup jauh jalan dari jembatan mengarah ke pintu stasiun, tapi jaraknya lebih dekat dengan rumah,” katanya.

Baca Juga ; Heboh, Kabar Kades se-Kabupaten Bogor Diminta Rp10 juta Untuk Biaya Bimtek

Sementara Kadishub Kabupaten Bogor Agus Ridhallah mengaku, keberadaan Skybridge Bojonggede menjadi alternatif mobilitas yang sebelumnya sering macet di depan stasiun.

“Nantinya semua mode transportasi dialihkan ke terminal Bojong Gede, dan tidak ada lagi penumpukan di bahu jalan yang menyebabkan kemacetan,” pungkasnya. (abi)

Reporter : Jaenal Abidin
Editor : Yosep