25 radar bogor

Siaga Bencana hingga Tahun Depan, Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Apel

Bencana
Kodim 0606/Kota Bogor menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Makodim di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat, (8/12/2023).

BOGOR-RADAR BOGOR, Kodim 0606/Kota Bogor menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang berlangsung di Makodim di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat, (8/12/2023).

Baca Juga : Bakal Ada Tawuran Besar-besaran di Kota Bogor, Satgas Pelajar Keluarkan Edaran

Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana sendiri dilakukan menyusul Kota Bogor masuk ke dalam status siaga bencana hingga Maret 2024 mendatang, sesuai yang sudah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), baru-baru ini.

Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Fikri Ferdian mengatakan, apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini dilakukan untuk memastikan seluruh stakeholder siap mengatasi bencana di Kota Bogor.

“Sebenarnya upaya ini sudah kita kerjakan jauh-jauh hari sebelumnya, kita bersama-sama atas perintah dari Panglima TNI dan Bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Kodim di jajaran TNI melaksanakan upaya untuk memitigasi bencana,” kata Kolonel Inf Fikri Ferdian.

Menurut dia, antisipasi bencana dilakukan mulai dari pembersihan aliran sungai, membersihkan sampah-sampah di area perkotaan, aliran-aliran parit dan di pasar-pasar, sehingga ketika curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini dapat diantisipasi sehingga tidak terjadi bencana.

Meski begitu, melalui kegiatan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini, pihaknya ingin memastikan personil dan perlengkapan siap untuk sewaktu-waktu digerakan apabila terjadi bencana banjir, tanah longsor atau pun pohon tumbang yang sering terjadi di Kota Bogor.

“Hari ini kita gelar 300 personil di Makodim Kota Bogor untuk menyakinkan seluruh personil siap untuk melaksanakan antisipasi terhadap bencana yang terjadi di Kota Bogor,” ucap Kolonel Inf Fikri Ferdian.

Soal titik bencana, dijelaskan Dandim, sampai saat ini pihaknya bersama stakeholder terkait sudah memetakan titik rawan bencana di Kota Bogor. Mulai dari titik rawan longsor, banjir maupun wilayah yang rawan pohon tumbang.

“Itu sudah kita petakan, sudah kita identifikasi sehingga perlengkapan maupun personil yang ditugaskan untuk menangani jenis bencana tersebut sudah siap digerakan sewaktu-waktu terjadi,” kata Kolonel Inf Fikri Ferdian.

Adapun, dilanjutkan Dandim, Kota Bogor saat ini sudah berstatus siaga bencana, sesuai dengan arahan Pj Gubernur Jabar yang menetapkan Jawa Barat status siaga bencana hingga Maret 2024. Untuk itu, personil gabungan akan disiapkan hingga status siaga bencana ini dicabut nantinya.

“(Sampai kapan) itu kita lihat perkembangan dan intruksi dari pusat dengan kesiapsiagaan bencana ini,” ungkap Dandim 0606/Kota Bogor. “Sesuai data yang kita peroleh curah hujan akan tetap tinggi sampai dengan bulan Maret 2024,” lanjut dia.

Terpenting, ditambahkan Dandim, saat ini kolaborasi bersama semua personil merupakan kunci dalam penanganan bencana di Kota Bogor.

Kemudian, di setiap wilayah sudah digelar relawan-relawan dari Tagana, Satgas Ciliwung dalam hal ini untuk memastikan bahwa kondisi aliran sungai itu dalam keadaan bersih.

“Sehingga setiap saat apabila intensitas hujan sangat tinggi bisa terhindar banjir yang meluap,” tandas Dandim 0606/Kota Bogor.

Baca Juga : Cek Penanganan Bencana di Cibuluh dan Menteng, Bima Arya bakal Lakukan Hal Ini

“Ini tidak bisa kita sendiri, tetapi kebersamaan itu menjadi kunci keberhasilan kita sangat cepat dalam melakukan tindakan untuk meminimalisir korban jiwa maupun harta benda dari masyarakat yang terdampak bencana,” tandas Kolonel Inf Fikri Ferdian. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep